Main ke Pangandaran tidak hanya menjajal destinasi wisata pantai saja. Ada banyak tempat yang bisa dikunjungi untuk mengisi weekend kali ini.
Meski dikenal sebagai daerah yang nyaman untuk berwisata pantai, Desa Wisata Batukaras di Kecamatan Cijulang ini memiliki pengalaman bermain yang tak kalah seru.
Desa Wisata Batukaras memiliki topografi yang sebagian besar berupa dataran rendah wilayah pesisir pantai dan perbukitan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Potensi wisata alamnya mencakup Pantai Batukaras, Situ Cisamping, wisata sungai, dan laguna. Di samping itu, ada pula wisata religi-sejarah Situs Sembah Agung, serta wisata edukasi-olahraga seperti kelas berselancar dan jelajah Batukaras.
Untuk bermain ke desa wisata ini, wisatawan hanya perlu merogoh kocek Rp 50.000 per orang. Adapun destinasi yang bisa dikunjungi di antaranya Situ Cisamping, Batununggul, dan Sembah Agung.
Selain tempat tersebut, wisatawan juga bisa menjajal daya tarik lainnya seperti hutan mangrove Batukaras, wood creation, wood carving, opak, ranginang, kerupuk nasi, dan melakukan latihan surfing.
Untuk menuju Desa Wisata Batukaras, wisatawan dapat menggunakan jasa tour leader, apalagi jika bersama rombongan. Namun, suasana liburan yang menyenangkan akan lebih terasa jika bermain di alam liar.
Salah satu tempat rekomendasi yang belum banyak dijajal wisatawan yaitu pesisir Batununggul. Dari Legok Pari Batukaras, lokasi ini dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Di sana, wisatawan tetap bisa berenang, meski areanya tidak seluas pantai utama.
Tempatnya cukup hidden gem dan cocok bagi eksklusivitas wisatawan yang mencari ketenangan sembari menyalakan api unggun atau melakukan mini outbound. Hal ini lantaran lokasinya yang jauh dari keramaian wisatawan umum.
Selain itu, petualangan bisa dimulai dengan bermain ke Situ Cisamping. Di sana, wisatawan bisa membawa anak-anak bermain karena kini telah tersedia kolam renang anak beserta wahananya.
Jadi, tak perlu lagi bingung saat berlibur ke Batukaras. Ditambah lagi, orang dewasa bisa merasakan sensasi bermain bebek air di atas situ dan berenang di saluran mata air jernih Cisamping.
Di lokasi itu, wisatawan bisa memilih warung makan penyedia nasi liwet sebagai pelengkap yang sempurna jika sudah lelah menyusuri Situ Cisamping.
Pengelola Desa Wisata Batukaras, Mumu Taufik, mengatakan pusat informasi wisata (tourism information center) bagi wisatawan yang ingin berkunjung berada di Pantai Batukaras dan Situ Cisamping.
"Jadi wisatawan bisa langsung tanya akan kemana aja menjajal wisata alamnya," ucap Mumu, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, untuk tiket wisata apabila desa wisata masuk kawasan Pantai Batukaras tidak usah bayar lagi, namun seperti Cisamping itu di luar kawasan pantai jadi retribusi terpisah. "Ke Cisamping cuman Rp 6.000 sudah include kolam renang anak," katanya.
Wahana, seperti jet ski dan *banana boat dibayar terpisah. Wisatawan pun bisa menggunakan jasa tour guide untuk menyusuri hutan mangrove, ke Batununggul dan beberapa desa wisata Batukaras. Dengan Rp 100-150 ribu per kelompok maksimal 5 wisatawan.
(sud/sud)
