Viral Pengunjung Pantai Sayang Heulang Diduga Jadi Korban Pungli

Viral Pengunjung Pantai Sayang Heulang Diduga Jadi Korban Pungli

Hakim Ghani - detikJabar
Jumat, 27 Mar 2026 16:31 WIB
Pantai Sayang Heulang, Garut, punya pasir berwarna putih. Pantai ini menjadi lokasi favorit warga untuk menanti waktu berbuka puasa.
Sayang Heulang Garut (Foto: Ari Saputra).
Garut -

Aksi dugaan pungutan liar (pungli) kembali terjadi di kawasan pantai selatan Kabupaten Garut. Kali ini, seorang wisatawan diduga menjadi korban pungli bermodus tiket masuk di Pantai Sayang Heulang.

Kisah dugaan pungli yang menimpa wisatawan ini dibagikan oleh salah seorang warganet melalui akun TikTok pribadinya. Dilihat detikJabar, Jumat (27/3/2026) siang, korban mengaku diminta membayar tiket masuk dengan harga yang tidak sesuai ketentuan.

"Di sini tertera Rp 15 ribu untuk motor, Rp 5 ribu untuk penumpang. Malah satu motor harus bayar Rp 45 ribu," ucap wanita yang berbicara menggunakan bahasa Sunda itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam video tersebut, korban juga mengkritik kondisi fasilitas di Pantai Sayang Heulang yang dinilai kumuh karena sampah dan kurang nyaman untuk dikunjungi.

ADVERTISEMENT

"Emang kalian ngadain apa di Sayang Heulang, sampai begini amat disuruh bayar Rp 45 ribu per motor. Kalau-kalau di sini dibikin estetik, nggak ada sampah gitu. Ini tempat jelek seperti ini disuruh banyak Rp 45 ribu," ucapnya.

Sejak pertama diunggah di TikTok pada Rabu (25/3), video keluhan pengunjung itu telah ditonton lebih dari 2,3 juta kali dan mendapat ribuan tanggapan dari warganet.

"Heeh teh, urang kamari dua motor mayar 90," tulis @a.

"Bener aku juga pernah ke situ byr nya 50rb mana tempatnya banyak sampah haha," ucap @a.

Pemkab Minta Pelaku Pungli Diviralkan

Usai kejadian tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Garut langsung turun tangan. Kadisbudpar Garut Beni Yoga menjelaskan bahwa pada momen libur Lebaran 2026, terdapat penyesuaian harga tiket yang berlaku di Pantai Sayang Heulang.

Menurut Beni, pada hari biasa, tiket masuk Pantai Sayang Heulang dibanderol Rp 10 ribu untuk dewasa dan Rp 5 ribu untuk anak-anak.

Sementara pada akhir pekan, tarif yang berlaku adalah Rp 15 ribu untuk dewasa dan Rp 7 ribu untuk anak-anak.

"Sedangkan untuk libur khusus, yang kemarin kita berlakukan, itu dewasa Rp 20 ribu, anak-anak Rp 10 ribu," ucap Beni dalam video penjelasannya.

Beni menuturkan, untuk tarif parkir dikenakan biaya Rp 5 ribu bagi sepeda motor dan Rp 10 ribu untuk kendaraan roda empat.

Beni menegaskan, jika masyarakat mengalami pungutan liar, pihaknya meminta agar pelaku segera diviralkan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk merekam wajah oknum pelaku pungli tersebut sebagai bukti.

"Kalau ada oknum, kalau ada petugas kita atau siapapun yang melakukan pungli di luar harga yang telah ditentukan, silakan viralkan. Saya mohon nanti perlihatkan wajah yang melakukan pungli itu siapa," pungkas Beni.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Momen Pelaku Pungli di Lampung Kocar-kacir Dikejar Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads