Objek wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), wajib masuk daftar kunjungan saat kamu sedang liburan.
Saban momen liburan, wisatawan dipastikan berjubel di kawasan Lembang. Beragam destinasi wisata, baik bertema alam maupun buatan, selalu menjadi pilihan pelancong dari luar daerah maupun Bandung Raya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wisatawan diprediksi mulai berdatangan ke Lembang pada hari kedua Idul Fitri. Mereka akan datang secara bertahap selama momen libur Lebaran hingga menjelang masa libur sekolah usai.
Berikut detikJabar rangkum beberapa destinasi wisata bertema alam di kawasan Lembang yang bisa dikunjungi saat libur Lebaran.
1. Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu
Taman Wisata Alam (TWA) Tangkuban Parahu tak boleh terlewat dari daftar kunjungan detikers dan keluarga pada momen libur Idul Fitri 1447 Hijriah, yang bertepatan dengan libur sekolah tahun 2026.
Suguhan pemandangan alam dari ketinggian 2.084 mdpl, aroma gas belerang yang khas, serta sejuknya udara Lembang bakal menyegarkan tubuh dan pikiran usai berkutat dengan padatnya aktivitas sehari-hari.
Jika hendak berkunjung ke TWA Gunung Tangkuban Parahu, pengguna kendaraan pribadi bisa mengambil rute Jalan Setiabudi, Kota Bandung, lalu terus melaju ke Jalan Raya Lembang. Lanjutkan perjalanan hingga ke arah perbatasan antara Lembang dengan Kabupaten Subang.
Sementara bagi wisatawan yang datang dari arah Cimahi maupun Padalarang, bisa menggunakan Jalan Kolonel Masturi serta Jalan Cihanjuang. Dari situ, wisatawan terus melaju di Jalan Kolonel Masturi menuju ke arah Lembang.
Ketika sampai di Simpang Beatrix, wisatawan tetap melaju ke arah Jalan Raya Lembang menuju Kabupaten Subang.
- Jam Operasional: 08.00 - 17.00 WIB
- Harga Tiket Masuk:
Wisatawan domestik: Rp30.000 per orang
Wisatawan mancanegara: Rp300.000 per orang
- Rombongan pelajar: Rp20.000 per orang
- Tiket masuk mobil: Rp30.000 per unit
- Tiket masuk bus pariwisata: Rp125.000 per unit
- Tiket masuk motor: Rp14.500 per unit
- Fasilitas: Musala, tempat parkir, spot foto, hingga deretan warung penjual makanan dan oleh-oleh.
2. Gunung Putri Lembang
Gunung Putri Lembang menjadi salah satu objek wisata bertema alam yang paling ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Mereka yang datang ke Gunung Putri di Desa Jayagiri, Lembang, biasanya hendak camping* atau sekadar *trekking.
Gunung Putri memiliki camping ground* yang *instagramable*, yakni Geger Bintang Matahari. Berada di ketinggian 1.587 mdpl, objek wisata tersebut menyuguhkan *city view* pada siang hari dan *city light* pada malam hari. Menjelang malam, pengunjung bisa berburu *sunset* dan menikmati *sunrise pada pagi hari.
Wisatawan bisa melepas penat dengan melakukan forest healing*. Jika tidak suka berkemah, *hiking bisa menjadi pilihan paling sederhana. Geger Bintang Matahari cukup mudah diakses lantaran posisinya tak jauh dari Alun-alun Lembang.
Destinasi wisata Gunung Putri Lembang bisa diakses dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Bagi wisatawan dari arah Bandung, bisa menempuh akses Jalan Setiabudi, lalu terus melaju di Jalan Raya Lembang.
Suasana camping ground Gunung Putri Lembang, Bandung Barat. (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar) |
Kemudian, pengunjung bisa berbelok ke jalan menuju arah puncak Gunung Putri dari Jalan Raya Lembang. Patokannya yakni Hotel Augusta Lembang, beberapa meter kemudian terdapat penunjuk arah menuju Kampung Gunung Putri.
Sementara bagi wisatawan yang datang dari arah Cimahi maupun Padalarang, bisa menggunakan Jalan Kolonel Masturi serta Jalan Cihanjuang. Dari situ, wisatawan terus melaju di Jalan Kolonel Masturi menuju ke arah Lembang, kemudian mengikuti rute yang sama dengan wisatawan dari arah Jalan Raya Lembang.
- Jam Operasional: Buka 24 jam
- Tiket masuk wisatawan: Rp25.000 per orang
- Parkir kendaraan: Rp15.000 per kendaraan
- Fasilitas: Musala, kamar mandi, tempat parkir, spot foto, tempat penyewaan tenda, hingga deretan warung penjual makanan.
3. Kebun Teh Sukawana dan Trek 11
Di balik gemerlap dan nama besar Lembang sebagai destinasi wisata Bandung Barat, Kebun Teh Sukawana dan Trek 11 terselip sebagai destinasi yang belum begitu tenar di telinga wisatawan.
Padahal pesonanya tak kalah dengan keindahan kebun teh di daerah Pangalengan, Kabupaten Bandung. Suasananya tidak terlalu ramai, ditambah udara yang sejuk khas dataran tinggi di Bandung Utara.
Kebun Teh Sukawana di Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat, juga menjadi rute alternatif yang bisa dijajal wisatawan yang ingin menjejakkan kaki di Upas Hill atau Puncak Upas, kawasan Gunung Tangkuban Parahu, Lembang.
Kebun teh Sukawana, Bandung Barat. (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar) |
Selain pesona kebun tehnya, rute trekking* ke *Upas Hill melalui Trek 11 Sukawana menjadi pelengkap. Fisik akan kembali prima setelah sebulan menjalani ibadah puasa.
Ada beberapa rute yang bisa ditempuh wisatawan jika hendak berkunjung ke kawasan Kebun Teh Sukawana. Rute paling umum adalah melalui Jalan Setiabudi, Kota Bandung, via Jalan Sersan Bajuri. Dari situ wisatawan tinggal melaju terus ke arah Parongpong, lalu belok di gapura Kebun Teh Sukawana.
Atau pengunjung dari arah Padalarang bisa melalui Jalan Cijamil, lalu ke arah Cisarua, melewati Curug Cimahi hingga tiba di Jalan Kolonel Masturi, kemudian belok kiri ke arah Kebun Teh Sukawana.
- Jam Operasional: Camping buka 24 jam
- Tiket masuk wisatawan: Rp5.000 per orang di gerbang masuk Kebun Teh Sukawana
- Tiket masuk wisatawan ke Trek 11: Rp5.000 sampai Rp10.000 per orang
- Parkir kendaraan: Rp5.000 per kendaraan
- Fasilitas: Musala, kamar mandi, tempat parkir, spot foto, tempat penyewaan tenda, hingga deretan warung penjual makanan.
4. Curug Nagrak Lembang
Destinasi wisata alam di Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang juga belum banyak diketahui pengunjung adalah Curug Nagrak atau Curug Cipanas. Ini merupakan spot pemandian air panas di tengah sejuknya udara Lembang.
Lokasinya berada di perbatasan antara Kampung Nagrak, Kecamatan Lembang, dengan Kampung Kancah, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat. Di Curug Cipanas, pengunjung bisa menikmati wisata air panas yang mengalir dari Gunung Tangkuban Parahu.
Ada tiga undakan kolam alami yang bisa dijajal wisatawan. Namun, karena lokasinya yang mudah diakses, pada momen libur Lebaran dan libur panjang lainnya, objek wisata tersebut sering kali penuh sesak oleh pelancong.
Pemandian air panas alami Curug Nagrak di Lembang, Bandung Barat. (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar) |
Objek wisata Curug Nagrak tergolong mudah diakses. Wisatawan dari arah Cimahi dan Padalarang bisa melalui Jalan Kolonel Masturi ke arah objek wisata Lembang Park and Zoo. Kemudian, di seberang Lembang Park and Zoo, silakan belok kiri menuju Curug Nagrak.
- Jam Operasional: Buka 24 jam
- Tiket masuk wisatawan: Rp35.000 per orang
- Wahana camping: Rp35.000 per orang (tidak termasuk tenda)
- Parkir kendaraan: Rp5.000 per kendaraan
- Fasilitas: Musala, kamar mandi, tempat parkir, spot foto, tempat penyewaan tenda, hingga deretan warung penjual makanan.
Catatan: Harga tiket dan jam operasional dapat berubah sewaktu-waktu, terutama pada periode libur nasional dan hari raya.
(orb/orb)













































