Berburu Oleh-oleh di Pasar Baru Bandung

Berburu Oleh-oleh di Pasar Baru Bandung

Anindyadevi Aurellia - detikJabar
Minggu, 08 Mei 2022 08:30 WIB
Berburu oleh-oleh di Pasar Baru Bandung
Berburu oleh-oleh di Pasar Baru Bandung (Foto: Anindyadevi Aurellia/detikJabar)
Bandung -

Buah tangan dari Bandung tak hanya soal urusan kuliner, namun juga aksesoris dan sandang. Untuk menemukan tempat yang lengkap dengan berbagai jenis oleh-oleh, Anda bisa datang ke Pasar Baru.

Sore hari di Pasar Baru, masyarakat jalan kaki mengitari bahu jalan Otto Iskandardinata. Ada yang berbelanja buah, oleh-oleh makanan khas Bandung, sampai baju dan celana. Seperti Deva (27), yang berkeliling bersama ibunya sekedar untuk cuci mata.

"Saya asli Semarang, nanti malam pulang naik kereta. Berdua aja, sebetulnya mau cari yang bisa dibawa pulang untuk oleh-oleh tapi ini berhenti dulu beli celana," tuturnya sambil tertawa.


Menurutnya, ia memilih Pasar Baru sebab melihat saran dari google bahwa Pasar Baru menjajakan aneka sandang dan pangan yang murah. "Kemarin saya cari aja di google, trus keluar Pasar Baru. Ternyata emang murah, ini beli celana legging sebetulnya gak butuh tapi murah aja," ujarnya. Ia membeli celana dengan harga Rp 35.000 seusai menawar.

Yoga, salah satu pedagang baju, juga mengatakan omzetnya hari ini sebetulnya tak meningkat tajam. Ia berusaha membuat taktik dengan membuat promo jika beli lebih dari satu, inilah yang membuat pembeli akan sekalian memborong dagangannya. "Lumayan laris, ngga terlalu ramai tapi selalu ada yang beli. Per kaos saya jual Rp 35.000, jika beli 3 saya obral jadi Rp 100.000," jelasnya.

Satu hal yang jadi primadona dari oleh-oleh jelas masih dalam jenis makanan. Salah satu toko oleh-oleh khas Priangan contohnya, kebanjiran pembeli sejak pagi pukul 07.00 WIB. "Alhamdulillah yang datang sehari bisa ratusan orang, bahkan ini saya yakin keuntungan dari hari biasa naik sampai 100%," jelas Widya, pemilik toko oleh-oleh.

Tokonya menjual aneka oleh-oleh seperti keripik tempe, dodol, oncom, keripik kulit, bakso aci, dan masih banyak lagi. Harga yang dijajakan di gerai oleh-oleh pun terbilang cukup murah, seperti dodol seharga Rp 30.000 per kilo dan keripik tempe Rp 15.000 dalam kemasan.

"Nanti masih jualan sampai jam 19.00 WIB pasti masih ramai. Paling laris diburu keripik tempe dan dodol masih jadi juara," ujarnya.

Baca juga: Oleh-oleh Nanas Madu Asli Subang Jadi Buruan Wisatawan
Berburu oleh-oleh di Pasar Baru BandungBerburu oleh-oleh di Pasar Baru Bandung Foto: Anindyadevi Aurellia/detikJabar

Salah satu pembeli yang berasal dari Tangerang, nampak memborong beberapa oleh-oleh seperti dodol, keripik kaca, bahkan berpindah ke gerai lainnya untuk membeli mochi.

"Besok saya pulang perjalanan naik kereta ke Jakarta. Kami liburan disini, sudah pernah lewat Pasar Baru kelihatannya lengkap tapi juga tidak berdesakan. Jadi mampir kesini borong untuk oleh-oleh orang rumah, kalap karena murah-murah juga," jelas Naufal yang berlibur bersama dua saudaranya.

"Kami paling sering beli yang micin-micin seperti bakso goreng, keripik kaca, bakso aci. Batagor dan lainnya sudah terlalu sering jadi kali ini camilan kering aja. Ini pertama kali ke Pasar Baru, biasanya beli agak jauh di dekat Terminal karena dulu belum tau tempat ini," pungkasnya.

(aau/yum)