Soccer Update

Hancur Digilas Como, Carrick Akui MU Kehilangan Identitas

Novitasari Dewi Salusi - detikJabar
Kamis, 22 Okt 2026 19:30 WIB
Michael Carrick (Foto: REUTERS/Alessandro Garofalo)
Jakarta -

Langit malam di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Kamis (22/10/2026) dini hari WIB, menjadi saksi bisu runtuhnya martabat Manchester United. Dalam lanjutan matchday ketiga Liga Champions, Setan Merah dipaksa bertekuk lutut oleh tuan rumah, Como, dengan skor telak 1-4.

Sebuah hasil yang tidak hanya menyesakkan dada, tetapi juga memicu gelombang kekecewaan mendalam bagi para pendukung setia yang menyeberangi daratan Eropa demi mengawal tim kesayangan mereka.

Laga baru seumur jagung ketika gawang United sudah terkoyak di menit kedua. Tekanan bertubi-tubi dari Como membuat lini pertahanan tim tamu tampak rapuh. Tiga gol tambahan menyusul, membuat papan skor menunjukkan angka yang sulit dipercaya. Gol hiburan dari Joshua Zirkzee di masa injury time tak lebih dari sekadar pelipur lara yang hambar di tengah dominasi total sang lawan.

Sesaat setelah peluit panjang berbunyi, sebagaimana dilansir dari detikSport, Michael Carrick tidak langsung menuju ruang ganti. Dengan langkah berat namun tegar, ia berjalan menghampiri tribun pendukung Manchester United. Di hadapan wajah-wajah kecewa itu, Carrick berdiri memberikan penghormatan sekaligus permohonan maaf yang tulus.

"Saya harus minta maaf kepada suporter. Saya peduli kepada klub ini seperti yang lainnya, kalau tidak lebih, dengan posisi saya saat ini dan betapa berharganya klub ini buat saya. Kami main seperti itu tidak bisa diterima," ujar Carrick seperti dikutip BBC.

Bagi Carrick, gestur menghampiri suporter bukanlah sekadar formalitas saat kalah. Ia menegaskan bahwa hubungan antara tim dan penggemar adalah fondasi utama, terlepas dari apa pun hasil yang terpampang di papan skor. Tindakannya malam itu adalah bentuk pengakuan atas dedikasi para fans yang tetap berdiri di belakang tim meski dalam situasi sulit.

"Bagaimanapun saya selalu mendatangi fans, terlepas dari apa pun, jadi itu bukan karena alasan khusus yang berbeda kenapa saya ke sana. Ini adalah apresiasi dan pengakuan atas apa yang sudah mereka lewati dan lakukan selama beberapa pekan. Seperti yang saya bilang, saya salah satu dari mereka."

Sebagai sosok yang telah lama mendarah daging dengan United, Carrick mengaku merasakan kepedihan yang sama dengan yang dirasakan para pendukung di tribun. Ia menekankan bahwa mengenakan seragam Setan Merah membawa tanggung jawab besar untuk menjaga nilai-nilai luhur klub, sesuatu yang menurutnya gagal ditampilkan di lapangan hijau malam itu.

"Saya juga merasakan hal yang sama seperti mereka. Kami punya banyak nilai di klub ini; apa yang kami wakili dan bagaimana kami ingin menjalankannya."

Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi proyek yang sedang dibangun Carrick. Baginya, skor akhir mungkin bisa diperdebatkan, namun cara bermain tim adalah hal yang tidak bisa ditoleransi jika berada di bawah standar minimum Manchester United.

"Kami mungkin saja menang, kami bisa saja kalah, tapi cara kami menjalankannya malam ini tidak bisa diterima. Saya hanya ingin fans tahu bahwa saya juga merasakan hal yang sama seperti mereka," pungkasnya.

Artikel ini sudah tayang di detikSport



Simak Video "Video: Manchester United Fantastis"

(nds/dir)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork