Soccer Update

Duel Lille Vs Galatasaray, Verdonk Akui Osimhen Sulit Dijaga

Yanu Arifin - detikJabar
Kamis, 22 Okt 2026 18:00 WIB
Calvin Verdonk (Foto: Getty Images/Justin Setterfield)
Jakarta -

Malam di Stade Pierre-Mauroy, Rabu (21/10/2026), menjadi panggung ujian fisik dan mental bagi Calvin Verdonk. Menempati pos bek kiri Lille sejak menit awal, pemain Timnas Indonesia ini harus berhadapan langsung dengan salah satu predator paling mematikan di Eropa saat ini yakni Victor Osimhen.

Pertandingan lanjutan Liga Champions itu berakhir pahit bagi tuan rumah. Lille dipaksa menyerah 2-4 oleh tim tamu, Galatasaray. Melansir detikSport, sepanjang laga, Verdonk tampak bekerja ekstra keras membendung ledakan kecepatan dan kekuatan fisik Osimhen yang berulang kali mengancam sektor pertahanan Les Dogues.

Meski sempat memberikan perlawanan sengit dalam beberapa duel satu lawan satu, Verdonk tak menampik bahwa menjaga striker sekaliber Osimhen adalah tantangan yang menguras energi.

"Dia adalah penyerang kelas atas. Menurut saya dia cepat dan kuat. Kami memiliki para bek yang berkualitas. Itu tetap sulit," ungkap Verdonk kepada La Petit Lillois selepas laga.

Lille sebenarnya sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Setelah kebobolan cepat di awal laga, mereka berhasil mengejar ketertinggalan hingga skor imbang 2-2 bertahan sampai turun minum. Namun, konsentrasi yang buyar di babak kedua membuat Galatasaray kembali menjauh lewat dua gol tambahan, di mana Osimhen turut mencatatkan namanya di papan skor.

Verdonk menyoroti rapuhnya koordinasi lini belakang timnya yang langsung goyah sejak peluit pertama dibunyikan.

"Ya, menurut saya itu bermula dari tendangan sudut. Pertahanan kami kurang solid dan mereka langsung mencetak gol pada menit ke-2 atau ke-3 pertandingan. Awal babak kedua juga cukup sulit," jelasnya.

Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Lille di kancah Eropa musim ini. Tanpa satu pun poin dari tiga laga perdana, posisi mereka kian terjepit di peringkat ke-35 klasemen sementara Liga Champions.

Lille kini menjadi salah satu dari tiga tim yang belum meraih poin, hanya berada satu tingkat di atas Slovan Bratislava yang menghuni dasar klasemen. Sebuah situasi sulit yang menuntut evaluasi mendalam jika mereka masih ingin menjaga asa di kompetisi kasta tertinggi Benua Biru ini.


Artikel ini sudah tayang di detikSport



Simak Video "Video: Arsenal Bertekad Raih Liga Champions, Evaluasi Final Musim Lalu"

(yna/dir)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork