PSGC Ciamis harus pulang dengan tangan hampa setelah dibantai Adhyaksa FC Bekasi dengan skor telak 4-0 dalam lanjutan Liga 2 Indonesia 2026/2027. Pelatih Laskar Singacala Heri Kiswanto meminta maaf kepada suporter dan masyarakat Ciamis atas hasil mengecewakan tersebut.
Pertandingan Adhyaksa FC Bekasi melawan PSGC Ciamis berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (10/10/2026). PSGC kesulitan mengimbangi permainan tuan rumah hingga harus menerima kekalahan dengan selisih empat gol tanpa balas.
Heri mengakui timnya menghadapi pertandingan yang tidak mudah. PSGC Ciamis mencoba memberikan perlawanan tapi tidak berjalan sesuai rencana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah berusaha memberikan perlawanan, tetapi hasilnya belum sesuai harapan," kata Heri Kiswanto.
Pelatih yang akrab disapa Herkis itu menegaskan, kekalahan tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih dan pemain. Ia ingin PSGC segera berbenah agar bisa kembali meraih hasil positif pada pertandingan berikutnya.
"Kami akan melakukan pembenahan agar bisa tampil lebih baik pada laga berikutnya, terlebih nanti kami bermain di Ciamis. Kami ingin mengambil poin karena perjalanan kompetisi masih panjang," ujarnya.
Kekalahan telak dari Adhyaksa FC juga menjadi catatan penting bagi PSGC, terutama dalam mengantisipasi tekanan lawan dan menjaga soliditas pertahanan.
Heri mengungkapkan, sejumlah kesalahan yang sebelumnya sudah dibahas dalam evaluasi ternyata masih terulang di lapangan. Agresivitas permainan lawan turut membuat PSGC kesulitan mengantisipasi beberapa situasi berbahaya.
"Kesalahan-kesalahan yang terjadi pada pertandingan sebelumnya sebenarnya sudah kami bahas dan coba antisipasi. Namun, situasi di lapangan memang berbeda. Kami juga melihat permainan lawan cukup agresif sehingga ada beberapa situasi yang membuat kami kecolongan," tuturnya.
Ia mengakui masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, baik dalam organisasi pertahanan maupun membangun kombinasi permainan antarpemain.
"Kami sudah berusaha mengantisipasi tekanan lawan, tetapi masih ada kekurangan yang harus diperbaiki. Kami akan mengevaluasi semuanya, baik dari sisi pertahanan maupun kombinasi permainan tim," kata Heri.
Sorotan juga mengarah pada sektor kiri pertahanan PSGC yang dinilai mudah ditembus pemain lawan. Menanggapi hal tersebut, Heri mengakui persiapan yang dilakukan sebelum pertandingan belum sepenuhnya berjalan sesuai rencana.
"Kami sebelumnya juga sudah mencoba melakukan beberapa persiapan. Namun, pertandingan tentu memiliki situasi yang berbeda. Kami harus mengakui bahwa masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki," ucapnya.
Kekalahan dari Adhyaksa FC membuat posisi PSGC Ciamis turun satu tingkat ke peringkat ketujuh klasemen sementara Grup A Liga 2 Indonesia 2026/2027.
Hasil ini menjadi peringatan bagi Laskar Singacala untuk segera memperbaiki performa. Meski demikian, perjalanan kompetisi masih panjang sehingga peluang untuk memperbaiki posisi klasemen tetap terbuka.
Heri memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh sebelum menghadapi pertandingan selanjutnya. Ia berharap PSGC mampu memanfaatkan laga kandang untuk kembali ke jalur kemenangan.
"Saya memohon maaf kepada para suporter dan masyarakat Ciamis atas hasil pertandingan ini. Saya bersama seluruh pemain akan melakukan evaluasi diri dan membenahi kekurangan yang ada," tegasnya.
