Ronaldo Minta Maaf soal Polemik di Timnas Portugal: Semua Salah Saya

Soccer Update

Ronaldo Minta Maaf soal Polemik di Timnas Portugal: Semua Salah Saya

Mohammad Resha Pratama - detikJabar
Rabu, 07 Okt 2026 15:00 WIB
Soccer Football - Nations League - Group B - Portugal v Wales - Estadio Jose Alvalade, Lisbon, Portugal - September 24, 2026 Portugals Cristiano Ronaldo reacts REUTERS/Pedro Nunes     TPX IMAGES OF THE DAY
Cristiano Ronaldo (Foto: REUTERS/Pedro Nunes)
Jakarta -

Cristiano Ronaldo meminta maaf kepada rekan-rekannya di Timnas Portugal dan juga suporter atas kegaduhan yang ditimbulkan belakangan ini. Ronaldo siap menerima apapun hukumannya.

Ronaldo kembali bikin ramai jagad sepakbola ketika dia meninggalkan kamp latihan Timnas Portugal pekan lalu. Dia kecewa dengan pelatih Jorge Jesus yang tidak menurunkannya saat bertemu Norwegia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal, sebagaimana dilansir dari detikSport, Jesus saat itu sudah berjanji akan memberikan menit bermain untuk Ronaldo. Atas aksinya tersebut, Ronaldo mendapat kritik keras dari banyak pihak, terlebih statusnya sebagai kapten tim yang harusnya bisa jadi panutan.

Itulah mengapa Ronaldo akhirnya mengirim permintaan maaf secara terbuka kepada rekan-rekannya di Selecao Das Quinas karena telah meninggalkan mereka.

ADVERTISEMENT

Tidak lupa juga, Ronaldo meminta rakyat Portugal membukakan pintu maaf untuknya. Ronaldo bahkan siap menerima hukuman apapun atas tindakannya tersebut.

"Saya juga berhutang maaf kepada rekan-rekan setim saya karena telah meninggalkan mereka. Terlepas dari pelatih melanggar janjinya sendiri, seperti yang dapat dibuktikan oleh siapa pun yang menyaksikan percakapan ini, saya seharusnya tidak melakukannya. Ini semua salah saya," ujar Ronaldo dalam surat terbuka.

"Saya meminta maaf kepada rakyat Portugal sekali lagi, tetap saya benar-benar terpukul karena janji tidak ditepati. Sejak itu, saya merasa bahwa kehadiran saya hanya akan merugikan tim. Dan seperti yang saya sudah bilang, saya akan pergi jika merasa saya tidak berguna lagi untuk tim."

"Saya paham bahwa ada konsekeunsi dari tindakan saya ini, yakni hukuman dari Federasi Sepakbola Portugal. Saya yakin hukuman tersebut pasti berat. Saya bukan pemain sembarangan; saya adalah kapten tim, dan itu merupakan faktor yang memberatkan. Saya sudah meminta maaf, tetapi saya tahu bahwa setiap tindakan ada konsekuensi. Siapa pun yang terlibat dalam sepakbola, seperti saya, tahu bahwa aturan itu berlaku untuk siapapun, tanpa memandang status si pemain."

Artikel ini sudah tayang di detikSport



(mrp/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads