Kevin Diks: Fokus 100 Menit Kunci Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Soccer Update

Kevin Diks: Fokus 100 Menit Kunci Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Muhammad Robbani - detikJabar
Senin, 05 Okt 2026 12:30 WIB
Kevin Diks
Kevin Diks (Foto: Instagram/kevindiks2)
Jakarta -

Pengalaman panjang di panggung tertinggi Eropa menjadi bekal berharga bagi Kevin Diks saat memimpin Timnas Indonesia di final FIFA ASEAN Cup 2026. Bek Borussia Mönchengladbach ini dijadwalkan mengawal lini pertahanan sekaligus mengemban ban kapten saat bersua Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (5/10) pukul 20.00 WIB.

Diks memikul tanggung jawab ekstra di laga krusial ini. Melansir detikSport, ia ditunjuk sebagai pemimpin di lapangan menyusul absennya Jay Idzes yang tengah dibekap cedera. Namun, atmosfer partai puncak bukan hal baru bagi Diks. Koleksi trofinya cukup mentereng, mulai dari KNVB Cup bersama Vitesse dan Feyenoord, Johan Cruijff Shield, hingga dua gelar Danish Cup saat berseragam FC Copenhagen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mentalitas juara inilah yang berusaha ia tularkan kepada skuad Garuda. Bagi Diks, partai final memiliki tekanan dan dinamika yang sangat spesifik dibandingkan laga biasa.

"Hal yang saya coba sampaikan kepada beberapa pemain berasal dari pengalaman saya bermain di pertandingan final, (bahwa) final adalah pertandingan yang berdiri sendiri," kata Diks saat memberikan keterangan, Minggu (4/10).

ADVERTISEMENT

"Apa pun bisa terjadi, tetapi jika Anda tetap fokus, itu sudah menjadi setengah dari perjuangan," ujarnya menambahkan.

Pemain berusia 29 tahun itu menekankan bahwa konsentrasi penuh adalah harga mati. Di level setinggi ini, kelengahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal dan dimanfaatkan oleh lawan untuk mencuri keunggulan.

"Satu kesalahan kecil bisa menjadi pembeda. Di sisi lain, tim lawan bisa meraih keuntungan dari kelengahan yang dilakukan pemain. Jangan terbawa emosi atau hal-hal lainnya karena Anda harus tetap fokus selama 100 menit, bahkan mungkin lebih," tutur Diks.

Menghadapi Thailand yang memiliki kualitas sepadan, Diks meyakini hasil akhir akan ditentukan oleh momen-momen krusial di lapangan. Satu peluang atau satu antisipasi yang tepat bisa mengubah sejarah bagi sepak bola Indonesia.

"Satu momen bisa menjadi penentu dalam pertandingan final. Jika dua tim bagus saling berhadapan, satu momen saja sudah cukup dan satu momen dapat menentukan pertandingan. Itulah yang berusaha saya sampaikan berdasarkan pengalaman saya," ucap pemain Borussia Mönchengladbach itu.

Laga malam nanti akan menjadi pembuktian bagi Diks. Bukan sekadar menjaga area pertahanan, tetapi juga menjalankan peran barunya sebagai jenderal lapangan yang diharapkan mampu membawa Indonesia naik ke podium tertinggi.


Artikel ini sudah tayang di detikSport



(mro/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads