Drama Portugal: Ronaldo Tinggalkan Timnas, Jorge Jesus Buka Suara

Soccer Update

Drama Portugal: Ronaldo Tinggalkan Timnas, Jorge Jesus Buka Suara

Yanu Arifin - detikJabar
Kamis, 01 Okt 2026 14:57 WIB
Soccer Football - Nations League - Group B - Portugal v Wales - Estadio Jose Alvalade, Lisbon, Portugal - September 24, 2026 Portugals Cristiano Ronaldo applauds fans as he is substituted off REUTERS/Pedro Nunes
Cristiano Ronaldo. (Foto: REUTERS/Pedro Nunes)
Jakarta -

Drama panas tengah menyelimuti Timnas Portugal. Cristiano Ronaldo dan pelatih Jorge Jesus dikabarkan bersitegang.

Yang menarik, keduanya baru saja merayakan kesuksesan bersama di Al Nassr beberapa bulan lalu. Namun kini, situasinya justru berbanding terbalik.

Dikutip dari detikSport, ketegangan ini mencuat usai laga Norwegia vs Portugal yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Selecao das Quinas. Dalam pertandingan tersebut, CR7 tidak diturunkan sama sekali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keputusan Jesus yang memarkir Ronaldo kabarnya memicu amarah sang megabintang. Pemain berusia 41 tahun itu terlihat kesal di pinggir lapangan sebelum akhirnya langsung masuk ke lorong stadion.

ADVERTISEMENT

Imbas dari keputusan tersebut, Ronaldo dikabarkan meminta pertemuan khusus dengan petinggi federasi sepak bola Portugal. Ini menjadi sorotan tajam karena merupakan kali pertama Ronaldo tidak dimainkan meski masuk dalam skuad selama 18 tahun terakhir.

Drama berlanjut jelang laga Denmark vs Portugal. Cristiano Ronaldo absen dalam sesi latihan dan memilih meninggalkan kamp pelatihan Portugal.

Ronaldo langsung terbang ke Madrid menggunakan jet pribadinya. Tak lama berselang, eks pemain Sporting, Manchester United, Real Madrid, dan Juventus itu mengeluarkan pernyataan yang menyiratkan kekecewaan mendalam.

Situasi ini terasa kontras mengingat beberapa bulan lalu Ronaldo dan Jesus merayakan gelar juara bersama di Al Nassr. Keduanya sukses meraih trofi bergengsi di Arab Saudi.

Jesus, yang bergabung pada musim 2025/2026, berhasil membawa Al Nassr menjuarai Saudi Pro League sekaligus mengakhiri puasa gelar klub tersebut sejak 2019.

Sentuhan taktik Jesus juga membuat Ronaldo kembali merasakan gelar juara liga sejak kedatangannya ke Arab Saudi pada 2022. Selama semusim bekerja sama, Ronaldo tetap tampil tajam dengan mencatatkan 30 gol di semua ajang.

HONG KONG, CHINA - AUGUST 19: Cristiano Ronaldo of Al-Nassr (L) and team head coach Jorge Jesus of Al-Nassr (R) react during to the Saudi Super Cup semi final between Al-Nassr and Al-Ittihad at Hong Kong Stadium on August 19, 2025 in Hong Kong, China. (Photo by Yu Chun Christopher Wong/Eurasia Sport Images/Getty Images)Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus saat sama-sama di Al Nassr. (Foto: Getty Images/Eurasia Sport Images)

Namun, momen manis di Al Nassr kini seolah sirna di Timnas Portugal. Ronaldo disebut kecewa berat karena tidak dimainkan oleh Jesus saat menghadapi Norwegia.

Jesus sendiri telah memberikan penjelasan bahwa keputusannya murni didasari alasan taktik. Ia bahkan memberi sinyal akan kembali membangkucadangkan Ronaldo saat melawan Denmark (2/10) nanti.

"Saya bahkan sudah sepakat dengannya bahwa dia akan masuk pada setengah jam terakhir, tetapi pertandingan tidak mengharuskannya," kata Jesus kepada stasiun televisi Portugal, RTP.

"Goncalo Ramos bermain bagus, dia sudah mencetak satu gol dan satu gol lainnya dianulir. Saya merasa itu bukan saat yang tepat untuk menggantikannya. Bukan untuk melindunginya secara fisik, karena dia dalam kondisi yang memungkinkan untuk bermain selama yang saya inginkan."

"Pertandingan berjalan sesuai alurnya dan itu bukan lagi saat yang tepat untuk memasukkan Cris. Sebaliknya, dibutuhkan pemain lain untuk menjamin keseimbangan dan hasil akhir," ungkapnya.

Akibatnya, Ronaldo memilih pulang ke Madrid. Jorge Jesus dikabarkan sempat mengejarnya hingga ke bandara, namun gagal membujuk sang pemain untuk bertahan.

Sementara itu, Ronaldo berjanji akan memberikan penjelasan mengenai alasan sebenarnya di balik keputusannya. Ia menegaskan tetap mendukung rekan setimnya di Portugal dalam laga melawan Denmark dan Norwegia.

"Saya memutuskan meninggalkan kamp latihan Timnas Portugal, setelah sesi jumpa pers tim nasional, dan juga usai berbicara dengan presiden federasi sepakbola Portugal," ujar di akun X.

"Jika waktunya tiba, saya akan jelaskan apa alasan yang membuat saya akhirnya meninggalkan timnas, di mana saya selalu membela sepenuh hati," sambungnya.

"Kini saatnya mendoakan yang terbaik untuk Portugal dan seluruh rekan setim saya tanpa terkecuali," kata pemilik 5 Ballon d'Or itu.

Artikel ini telah tayang di detikSport

(yna/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads