Debut Spesial Zinedine Zidane Bareng Timnas Prancis

Debut Spesial Zinedine Zidane Bareng Timnas Prancis

Adhi Prasetya - detikJabar
Jumat, 25 Sep 2026 12:30 WIB
Soccer Football - Nations League - France Training - INF Clairefontaine, Clairefontaine-en-Yvelines, France - September 22, 2026 France coach Zinedine Zidane after training REUTERS/Gonzalo Fuentes
Zinedine Zidane. (Foto: REUTERS/Gonzalo Fuentes)
Jakarta -

Zinedine Zidane akhirnya kembali ke lapangan hijau. Setelah memutuskan mundur dari kursi pelatih Real Madrid pada 2021, legenda sepak bola Prancis ini sempat rehat sejenak dari dunia manajerial. Ia sengaja menolak berbagai tawaran yang datang demi satu ambisi besar: menukangi Timnas Prancis.

Setelah lima tahun menanti, Zidane resmi ditunjuk menggantikan Didier Deschamps. Duel kontra tuan rumah Turki di UEFA Nations League pada Sabtu (26/9/2026) pukul 01.45 WIB akan menjadi panggung debutnya meracik strategi untuk Kylian Mbappe dkk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peraih Ballon d'Or 1998 itu sempat ditanya apakah debut ini terasa sama istimewanya dengan momen pertama kali ia dipanggil memperkuat Prancis sebagai pemain. "Mungkin bahkan lebih (istimewa) dari itu," ujar pria 54 tahun tersebut pada Kamis (24/9), dikutip ESPN.

"Saya merasakan emosi yang luar biasa saat memimpin tim Prancis ini," Zidane menambahkan.

ADVERTISEMENT

Semasa aktif bermain, Zidane adalah legenda hidup. Ia sukses meraih gelar liga bersama Juventus dan Real Madrid. Di Madrid pula, ia menjadi penentu kemenangan lewat gol ikoniknya di final Liga Champions. Bersama timnas, ia mempersembahkan trofi Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.

Karier kepelatihannya pun tak kalah mentereng. Setelah sempat menjadi asisten Carlo Ancelotti dan Rafael Benitez di Madrid, ia naik takhta menjadi pelatih utama pada 2016.

Zidane sukses mempersembahkan gelar Liga Spanyol pada 2017 serta mencetak sejarah dengan menjuarai Liga Champions tiga musim beruntun pada 2016-2018. Sempat mundur selama hampir setahun, ia kembali ke Madrid pada 2019 dan sukses mengamankan trofi Liga Spanyol setahun berselang.

Dengan rekam jejak mentereng tersebut, wajar jika ekspektasi publik terhadap Zidane di Timnas Prancis sangat tinggi. Zidane pun sadar betul akan hal itu. "Ini sesuatu yang baru. Saya mengambil alih posisi pelatih kepala, jadi orang-orang membicarakannya. Itu wajar," ucapnya.

Meski begitu, ia enggan ambil pusing dengan sorotan tajam yang mengarah kepadanya. "Anda harus menerima kenyataan yang ada. Namun, bukan itu tujuan saya di sini. Memenangkan pertandingan adalah hal yang paling menarik minat saya," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di detikSport

(adp/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads