Pertandingan Grup B turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 akan diselenggarakan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Gelaran internasional tersebut akan dilaksanakan pada 25 September hingga 5 Oktober.
Laga pada Grup B akan dihuni Pakistan, Vietnam, Filipina, dan Thailand. Sementara pada Grup A akan diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Pada Grup A dihuni tim Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Bangladesh.
Dalam mempersiapkan gelaran internasional tersebut, personel gabungan telah melaksanakan apel gelar pasukan pengamanan di Lapangan Panahan SJH, Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (21/9/2026). Apel tersebut dipimpin secara langsung oleh Wadan Korbrimob, Irjen Pol Reza Arief, dan Wakapolda Jabar Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita telah melaksanakan apel gelar pasukan. Tujuannya adalah memastikan kesiapan personel dalam pengamanan kegiatan ini (FIFA ASEAN Cup 2026)," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan, saat ditemui seusai apel Operasi Garuda Bakti 2026.
Pihaknya menjelaskan dalam mengamankan turnamen tersebut sebanyak 2.026 personel gabungan disiagakan. Hal tersebut dilakukan supaya turnamen internasional itu bisa berjalan aman dan nyaman.
"Insyaallah dalam pelaksanaannya kita akan melakukan pengamanan. Jumlah personel yang kita libatkan di sini kurang lebih 2.026 personel, meliputi Polda Jawa Barat, Polrestabes, Polresta Bandung, instansi terkait, dan Polres Cimahi sebagian," ucapnya.
Pihaknya menjelaskan venue Stadion Si Jalak Harupat menjadi suatu kebanggaan bagi warga Jawa Barat. Apalagi stadion tersebut telah berpengalaman dalam melaksanakan berbagai event internasional.
"Stadion ini sudah empat kali menjadi lokasi event internasional di wilayah kita, yaitu Piala Dunia U-17 2023, kemudian pada 2024-2025, dan 2026 dijadikan salah satu lokasi untuk Piala Presiden," katanya.
Dia menyebutkan turnamen internasional tersebut terbuka bagi masyarakat. Apalagi stadion tersebut dinilai layak dan memiliki kapasitas puluhan ribu penonton.
"Perlu kami sampaikan kepada masyarakat, kegiatan ini terbuka untuk umum. Kapasitas stadion ini mencapai 27.122 kursi. Sehingga cukup memungkinkan bagi seluruh masyarakat Jawa Barat maupun DKI Jakarta untuk menyaksikan pertandingan," jelasnya.
Dalam turnamen internasional tersebut, Timnas Indonesia tidak bertanding di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Namun meski begitu pengamanan pun akan tetap dilakukan secara ketat.
"Kegiatan ini dimulai pada tanggal 25 September sampai dengan 5 Oktober 2026, dan kami melibatkan peserta dari berbagai negara ASEAN, Indonesia, dan Asia," bebernya.
Simak Video "Video: Parkir Liar di Stadion Jalak Harupat, Tarif Mobil Rp 100 Ribu"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)
