Persija Sempurna di 3 Laga Tapi Shin Tae-yong Belum Puas

Tim detikJabar - detikJabar
Minggu, 20 Sep 2026 20:00 WIB
Persija Jakarta (Foto: Gilang Faturahman/detikfoto)
Bandung -

Persija Jakarta mengawali Super League 2026/2027 dengan catatan sempurna. Tiga pertandingan dilalui dengan tiga kemenangan, tetapi Shin Tae-yong masih menemukan satu pekerjaan rumah yang perlu segera dibenahi.

Terbaru, Persija mengalahkan Java United 1-0 di Gianyar, Sabtu (19/9). Gol Arlyansyah Abdulmanan pada babak pertama menjadi pembeda sekaligus memastikan Macan Kemayoran membawa pulang tiga poin.

Hasil tersebut melanjutkan start apik Persija. Sebelumnya, mereka juga berhasil menundukkan Borneo FC dan Persib. Catatan tiga kemenangan dari tiga laga ini lebih baik dibandingkan awal musim lalu ketika Persija mengoleksi tujuh poin.

Dilansir detikSport, STY memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang mampu menjaga konsentrasi hingga pertandingan berakhir. Persija juga baru kebobolan satu gol dalam tiga pertandingan awal.

"Para pemain kami bekerja dengan sangat baik dan sampai akhir tidak kehilangan konsentrasi serta menang," ujar STY usai laga, dikutip dari situs resmi klub.

Meski demikian, kemenangan tipis atas Java United membuat STY kembali menyoroti efektivitas lini depan. Persija baru menghasilkan empat gol dari tiga pertandingan.

Pelatih asal Korea Selatan itu menilai para pemain sebenarnya sudah berusaha mencetak gol. Namun, penyelesaian akhir masih perlu ditingkatkan agar Persija bisa lebih produktif pada pertandingan berikutnya.

"Jadi saya sangat ingin memuji mereka dan berkata bagus. Pertandingan ke depan masih banyak, tapi saya pikir kami harus bekerja lebih keras dan mempersiapkan pekan selanjutnya dengan lebih baik."

"Bukan berarti para pemain tidak ingin mencetak gol di akhir pertandingan, mereka selalu berusaha mencetak gol. Tapi hari ini keberuntungan sangat tidak berpihak. Ke depan, saya pikir kami harus lebih memperbaiki bagian tersebut dan bersiap agar bisa mencetak lebih banyak gol," tegasnya.

Persija kini punya waktu cukup panjang untuk melakukan evaluasi. Macan Kemayoran baru kembali bertanding pada 10 Oktober dengan menghadapi PSIM Yogyakarta.

Jeda tersebut terjadi karena kompetisi Super League berhenti sekitar tiga pekan seiring agenda Indonesia di FIFA ASEAN Cup. Bagi STY, masa jeda bisa menjadi kesempatan untuk mematangkan tim sekaligus memperbaiki ketajaman lini depan.

Artikel ini telah tayang di detikSport.




(iqk/iqk)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork