Viral Sejoli Mesra Berbaju SMK Cianjur, Ternyata Pasutri Sah

Viral Sejoli Mesra Berbaju SMK Cianjur, Ternyata Pasutri Sah

Ikbal Selamet - detikJabar
Senin, 21 Sep 2026 17:38 WIB
An elderly married couples hands, clasped tightly in affection.
Ilustrasi (Foto: Getty Images/RapidEye)
Cianjur -

Pasangan lelaki dan perempuan viral di media sosial usai bermesraan di sebuah gubuk dengan mengenakan seragam SMKN 1 Cidaun Cianjur, Jawa Barat. Namun, pihak sekolah menegaskan bahwa keduanya sudah menjalani hubungan secara sah.

Dalam video berdurasi 19 detik yang beredar di media sosial terlihat perempuan yang mengenakan seragam olahraga berwarna biru dengan tulisan SMK Negeri 1 Cidaun tengah bersandar pada pria berkaos abu-abu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan penuh mesra, sang pria mengelus pipi dari perempuan tersebut. Bahkan lengannya tampak menyentuh bagian dada perempuan. Aksi sejoli itupun mendapat banyak respons warganet. Bahkan pada salah satu akun Instagram yang mengunggah video tersebut, yakni @nalput_0525, ribuan warganet menyerbu kolom komentar.

Sebagian besar komentar menyayangkan tindakan keduanya yang dinilai masih bersekolah tetapi sudah bermesraan layaknya sepasang suami istri. "Kelakuan anak sekolah sekarang kayak gini, padahal masih status pelajar," tulis akun @buw dalam kolom komentar.

ADVERTISEMENT

Tidak sedikit juga warganet yang menandai akun resmi milik sekolah tersebut untuk melaporkan tindakan keduanya.

Kepala Program Jurusan APHP SMK Negeri 1 Cidaun, Asep, menjelaskan jika perempuan dalam video tersebut sempat bersekolah di SMK Negeri 1 Cidaun pada 2022 lalu. Namun saat kelas X, perempuan itu pindah ke SMK di Garut.

"Dulu sempat sekolah di sini, siswa dari jurusan APHP. Tapi pindah sekolah ke Garut," kata dia, Senin (21/9/2026).

Menurut dia, siswi tersebut sudah lulus pada pertengahan 2026 lalu. Bahkan setelahnya, menikah dengan seorang pemuda yang ada dalam video tersebut. "Dia sudah lulus dari sekolah SMK di Garut. Kemudian menikah. Jadi saat membuat video itu keduanya memang sudah menikah, sudah suami istri statusnya," kata dia.

Bahkan, dia menjelaskan jika keduanya membuat video tersebut usai menggarap kebun. "Saya sudah konfirmasi ke perempuan dalam video tersebut. Mereka sudah berkebun, kemudian istirahat dan bermesraan sebagai pengantin baru," kata dia.

Dia menuturkan bahwa pihak sekolah sudah meminta video klarifikasi dari keduanya. Bahkan, rencananya pihak sekolah akan mendatangi kediaman keduanya.

"Kami akan datang ke rumahnya di Cisewu Garut. Sekadar untuk silaturahmi dan menjelaskan terkait video yang beredar. Karena dampaknya jadi seolah siswa kami melakukan tindakan yang di luar normal, padahal mereka berdua sudah bukan murid dan sudah menikah. Kami harap warganet lebih bijak dan mencari tahu kebenaran sebelum menyebarkan atau berkomentar," pungkasnya.

(iqk/iqk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads