Bobotoh Kecewa Persib Kalah dari Persija, Berharap Dibalas di Bandung

Bima Bagaskara - detikJabar
Sabtu, 12 Sep 2026 18:41 WIB
Bobotoh saat nobar laga Persija Jakarta vs Persib Bandung (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar)
Bandung -

Persib Bandung gagal membawa pulang poin dari markas Persija Jakarta setelah takluk 1-2 dalam lanjutan Super League 2026/2027 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026) sore.

Kekalahan tersebut terasa semakin menyakitkan bagi Bobotoh karena Persib sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-81 melalui Balsa Sekulic.

Persija lebih dulu membuka keunggulan lewat Alexander Jeremejeff pada menit ke-41. Persib kemudian bangkit pada babak kedua. Umpan Luka Menalo dari dalam kotak penalti Persija berhasil diselesaikan Balsa Sekulic untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Harapan Bobotoh untuk melihat Persib membawa pulang setidaknya satu poin pun sempat menguat. Namun, harapan itu buyar pada menit-menit akhir. Umpan silang Stjepan Loncar disambut sundulan Ivan Mamut yang membuat Persija kembali unggul 2-1. Skor tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir.

Bobotoh yang menyaksikan pertandingan melalui nonton bareng di Pasar Kreatif Jawa Barat, Jalan Pahlawan, Kota Bandung, pun harus menerima hasil pahit tersebut.

Arif menilai secara permainan Persib sebenarnya tampil cukup baik. Namun, hasil akhir membuat perjuangan Maung Bandung terasa kurang maksimal.

"Kalau segi permainan mah bagus lah. Tapi ya hasil akhir kurang beruntung," katanya.

Menurut Arif, salah satu persoalan Persib terlihat pada permainan lini tengah di babak pertama. Setelah Dedi Kusnandar dan Luka Menalo masuk, permainan Persib dinilainya mulai menunjukkan perubahan.

"Padahal sudah sama, ada harapan. Babak pertama tuh lini tengahnya ya, kelihatan kosong banget. Pas babak kedua masuk Dedi sama Menalo, agak mulai ada perubahan tapi kurang beruntung aja di menit terakhir," ucapnya.

Kekecewaan serupa dirasakan Dendi. Ia sempat melihat peluang Persib untuk membawa pulang hasil positif ketika Balsa menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

"Jadi ada harapan pas satu-satu, eh menit-menit akhir kecolongan. Bener. Siap mudah-mudahan sih bisa jadi kita balas di Bandung," ujarnya.

Kekalahan di menit akhir juga membuat Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar, kecewa. Menurutnya, Persib sebenarnya masih memiliki banyak kesempatan untuk memperbaiki keadaan karena kompetisi baru memasuki awal musim.

"Aduh, menit akhir menyakitkan ya. Cuman ya ini masih game kedua, mudah-mudahan Persib berbenah. Masih ada 32 pertandingan lagi. Jadikan ini pelajaran. Balas di Bandung nanti dan pertandingan berikutnya harus jangan kecolongan lagi," tutur Tobias.

Tobias juga berharap Persib segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya di ajang AFC Champions League Two menghadapi FC Seoul di Korea Selatan pada 16 September 2026 nanti.

"Berikutnya di Asia lawan Korea harus curi poin buat mengobati perasaan Bobotoh atas kekalahan ini. Mudah-mudahan terobati di Korea nanti," harapnya.

Dari sisi permainan, Tobias menilai Persib belum mampu berkembang maksimal pada babak pertama. Perubahan baru terlihat setelah sejumlah pergantian pemain dilakukan.

"Babak pertama kayak kurang berkembang ya permainan, kurang bisa seperti biasanya. Tapi tadi dengan masuknya Menalo cukup merubah gaya permainan. Tapi sayangnya tadi di menit akhir kita kecolongan. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi di pertandingan berikutnya," katanya.

Imbauan Kapolda Jabar

Sementara itu, kekalahan dari Persija membuat Bobotoh di berbagai daerah yang mengikuti nonton bareng pertandingan kecewa. Namun begitu, Bobotoh diharapkan bisa menerima hasil tersebut dengan dewasa.

Hal itu disampaikan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, usai mengikuti nonton bareng di Pasar Kreatif Jawa Barat di Jalan Pahlawan, Kota Bandung. Menurut Pipit, kekalahan adalah kemenangan yang tertunda.

"Bobotoh tetap dukung sampai akhir. Kekalahan itu bukan akhir segalanya, tapi kemenangan yang tertunda ya," katanya.

Disinggung soal gelaran nonton bareng yang diselenggarakan di berbagai daerah di Jabar, Pipit menyebut situasi dipastikan kondusif. Menurutnya, Bobotoh telah berkomitmen untuk ikut menjaga situasi tetap aman terlepas dari apa pun hasil pertandingan.

"Semua yang penting adalah kita semua tetap memberikan dukungan sampai akhir. Yang paling penting lagi nobar di mana-mana karena berkat kerja sama semuanya dari Bobotoh dan Kepolisian Daerah Jawa Barat," ujarnya.

"Kemudian untuk saat ini yang paling penting nanti apapun hasil terakhirnya nanti, tetap kita semua harus menjaga keamanan ketertiban masyarakat," lanjutnya.

"Insya Allah aman semuanya. Kita siaga semuanya, ya. Tapi teman-teman dari bobotoh, dari semua pendukung Persib juga memiliki komitmen yang sama untuk menjaga itu," tutup Pipit.




(bba/yum)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork