Franco Mastantuono membuktikan kapasitasnya sebagai talenta emas Argentina. Penyerang muda Fiorentina tersebut tampil gemilang dengan memborong tiga gol saat La Viola menundukkan Venezia 4-2 di Stadio Pier Luigi Penzo, Sabtu (12/9/2026). Torehan ini sekaligus meruntuhkan rekor Lionel Messi yang telah bertahan selama lebih dari 19 tahun.
Melansir detikSport, Mastantuono menjadi aktor utama dalam kemenangan perdana Fiorentina di Serie A musim ini. Sebelumnya, klub asal Firenze tersebut sempat terpuruk setelah menelan tiga kekalahan beruntun di laga pembuka.
Selain hat-trick Mastantuono, satu gol tambahan Fiorentina dicetak oleh Mateo Pellegrino, sementara tuan rumah hanya mampu membalas melalui Akor Adams dan Antoine Hainaut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Catatan sejarah tercipta karena Mastantuono mencetak tiga gol tersebut pada usia 19 tahun 28 hari. Melansir data ESPN, ia kini resmi menjadi pemain Argentina termuda yang mampu mengemas hat-trick di lima liga top Eropa.
Pencapaian ini melampaui rekor milik Lionel Messi yang mencetak hat-trick di usia 19 tahun 259 hari saat membela Barcelona melawan Real Madrid pada Maret 2007 silam. Dengan selisih 231 hari lebih muda, Mastantuono kini mengambil alih predikat yang sudah hampir dua dekade tidak berpindah tangan tersebut.
Performa impresif ini semakin memperkuat labelnya sebagai suksesor Messi di sektor kanan Timnas Argentina. Pemain kelahiran Azul yang sudah mengantongi empat caps bersama Albiceleste ini sejatinya merupakan pemain Real Madrid. Ia didatangkan dari River Plate musim lalu dengan nilai transfer 45 juta euro.
Lantaran ketatnya persaingan di skuad Los Blancos, Mastantuono dipinjamkan ke Fiorentina pada bursa transfer musim panas ini untuk mendapatkan menit bermain reguler. Keputusan tersebut terbukti tepat; Stadio Artemio Franchi kini menjadi panggung bagi sang pemain untuk mengasah potensi besarnya di level tertinggi sepak bola Italia.
Artikel ini sudah tayang di detikSport
