'El Clasico Indonesia' akhir pekan ini bukan hanya mempertemukan dua tim dengan rivalitas panjang. Di pinggir lapangan, Persib Bandung dan Persija Jakarta juga kembali mempertarungkan kecerdikan dua juru taktik yang sama-sama menjalani musim pertamanya.
Persib datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026), dengan Igor Tolic sebagai nakhoda. Di seberang lapangan, Persija mengandalkan pengalaman Shin Tae-yong.
Nama Shin jelas lebih dulu dikenal di panggung sepak bola Asia. Sementara Igor baru memulai kiprahnya sebagai pelatih kepala Persib pada 2026 setelah sebelumnya menjadi bagian dari staf kepelatihan Maung Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keduanya sama-sama memiliki lisensi kepelatihan level tertinggi di konfederasinya masing-masing, Igor mengantongi UEFA Pro Licence, sementara Shin memiliki AFC Pro Licence.
Pelatih Persija Shin Tae-yong. (Foto: Aprilia Devi/detikJatim) |
Pengalaman Shin Jauh Lebih Panjang
Jika yang diadu adalah jam terbang sebagai pelatih kepala, Shin Tae-yong berada jauh di depan Igor.
STY memulai karier kepelatihannya di Brisbane Roar (Australia) sebagai asisten pelatih pada periode 2005-2008. Kemudian ia ditunjuk sebagai pelatih interim Seongnam Ilhwa (Korea Selatan) pada 2008 sebelum kemudian dipercaya sebagai pelatih kepala pada 2010 hingga 2012.
Karier STY kemudian berkembang ke level tim nasional. Ia pernah menangani Korea Selatan di berbagai kelompok usia, termasuk U-20 dan U-23, sebelum menjadi pelatih kepala tim senior Korea Selatan hingga gelaran Piala Dunia 2018.
Pengalaman itu berlanjut ketika STY menjadi pelatih Timnas Indonesia pada 2020 hingga awal 2025. Ia juga menangani Timnas Indonesia U-23 dan U-20.
STY juga memiliki koleksi prestasi yang sulit diabaikan. Ia pernah membawa Seongnam menjuarai AFC Champions League 2010 dan Piala Korea Selatan 2011. Bersama Korea Selatan, ia juga tercatat sebagai juara East Asian Championship 2017.
Igor Masih Membangun Namanya
Di sisi lain, Igor Tolic datang dengan cerita yang berbeda. Pelatih asal Kroasia itu mulai mendapat kesempatan sebagai pelatih kepala di Hajduk U19 pada 2019. Setelah itu ia menangani NK Osijek II pada 2019 hingga 2021.
Ia kemudian menangani NK Kustosija dalam sembilan pertandingan pada 2021. Igor lalu melanjutkan karier ke Mesir bersama Wadi Degla sebelum bergabung dengan Persib sebagai asisten pelatih pada Juli 2024.
Selama hampir dua musim, Igor menjadi bagian dari staf kepelatihan Persib di bawah Bojan Hodak yang sukses merebut dua gelar juara liga berturut-turut di musim 2024/2025 dan 2025/2026.
Pada 26 Mei 2026, Igor resmi dipercaya menjadi pelatih kepala Persib setelah Bojan Hodak mengundurkan diri.
Unggul Head to Head dengan Shin Tae-yong
Menariknya, meski jam terbang STY jauh lebih tinggi, Igor memiliki satu modal penting sebelum El Clasico kali ini. Ia sudah pernah mengalahkan STY meski bukan dalam pertandingan di kompetisi resmi.
Pertemuan pertama Igor Tolic dan Shin Tae-yong terjadi pada semifinal Piala Presiden 2026. Persib asuhan Igor menghadapi Persija yang ditukangi STY di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026).
Di pertandingan itu, Persib menang dengan skor 2-1. Uilliam Barros membuka keunggulan Maung Bandung, sebelum Balsa Sekulic menggandakannya melalui titik putih. Persija memang sempat memperkecil ketertinggalan lewat Kwon Chang-hoon pada, tetapi Persib mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

