Persib Bandung kembali meminjamkan salah satu pemain berbakatnya yakni Faris Abdul Hafizh. Bek muda tersebut dipinjamkan ke PSGC Ciamis yang merupakan klub satelit Persib. Peminjaman tersebut dilakukan agar Faris mendapat menit bermain lebih dan bisa berkembang untuk kemudian tampil di level kompetitif.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan keputusan peminjaman Faris merupakan hasil pembahasan bersama antara manajemen Persib, tim pelatih, PSGC, dan pemain yang bersangkutan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keputusan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, memberikan Faris kesempatan untuk mendapatkan menit bermain dan pengalaman bertanding yang lebih banyak sebagai bagian dari proses perkembangannya. Kedua, kami ingin terus mendukung PSGC sebagai klub satelit PERSIB dengan menghadirkan pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim," kata Adhitia, Kamis (3/9/2026).
Menurutnya, pengalaman bermain secara reguler menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang pemain muda untuk meningkatkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, sekaligus memahami tuntutan kompetisi secara lebih matang.
"Kami melihat peminjaman ini sebagai bagian dari proses pembelajaran Faris. Bersama PSGC, kami berharap dia bisa lebih kompetitif, mendapatkan pengalaman yang berharga, dan terus berkembang sebagai pemain. Pada saat yang sama, kami berharap Faris dapat memberikan kontribusi positif bagi PSGC," ujarnya.
Bek kelahiran Bogor, 21 Juli 2003 tersebut mendapatkan promosi ke tim senior pada musim 2025/26 setelah sebelumnya memperkuat Persib U18 dan Persib U20 di ajang Elite Pro Academy (EPA) sejak 2021.
Namun pada musim pertamanya, ia belum banyak mendapatkan kesempatan tampil di kompetisi domestik maupun Asia. Memasuki musim 2026/27, kesempatan tersebut mulai terbuka setelah pelatih Igor Tolic memberikan kepercayaan kepadanya untuk tampil dalam dua pertandingan Piala Presiden 2026.
Kesempatan bersama PSGC diharapkan dapat menjadi tahapan berikutnya dalam proses perkembangan Faris, khususnya untuk meningkatkan jam terbang dan pengalaman menghadapi situasi pertandingan secara langsung.
"Persib akan terus memberikan ruang dan dukungan bagi pemain-pemain muda untuk berkembang sesuai dengan tahapan kariernya. Kami percaya setiap pemain memiliki proses dan waktunya masing-masing. Yang terpenting adalah memastikan mereka mendapatkan lingkungan dan pengalaman yang tepat untuk terus bertumbuh," tutur Adhitia.
Persib juga berharap kehadiran Faris dapat memberikan energi positif bagi PSGC dalam menjalani kompetisi. Sebagai klub satelit, PSGC memiliki peran penting dalam membuka ruang pengembangan bagi pemain sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola di Jawa Barat.
"Kami berharap kerja sama ini bisa memberikan manfaat bagi kedua pihak. Faris mendapatkan pengalaman dan kesempatan berkembang, sementara PSGC juga mendapatkan tambahan kekuatan untuk menghadapi kompetisi. Ini merupakan bagian dari upaya kami membangun ekosistem sepak bola yang saling mendukung dan memberikan manfaat lebih luas," kata Adhitia.
(bba/sud)
