Jadwal Persib Padat, Manajemen Minta Ada Penyesuaian

Jadwal Persib Padat, Manajemen Minta Ada Penyesuaian

Bima Bagaskara - detikJabar
Kamis, 03 Sep 2026 14:44 WIB
Ilustrasi logo Persib Bandung.
Persib Bandung (Foto: ChatGPT).
Bandung -

Persib Bandung bakal melakoni jadwal padat yang menguras tenaga pada awal musim Super League 2026/2027. Setelah menjalani laga kandang melawan PSM Makassar, Maung Bandung harus memainkan tiga pertandingan tandang secara beruntun dalam tempo sembilan hari.

Situasi tersebut mendapat perhatian serius dari manajemen Persib. Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, berharap ada penyesuaian jadwal pertandingan karena Persib juga harus menjalani laga di AFC Champions League Two atau ACL 2.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Persib akan mengawali musim dengan menjamu PSM Makassar pada 6 September 2026. Setelah itu, skuat Maung Bandung langsung menghadapi Persija Jakarta di Jakarta pada 12 September.

Empat hari berselang, Persib harus menempuh perjalanan ke Korea Selatan untuk menghadapi FC Seoul dalam pertandingan ACL 2 pada 16 September. Maung Bandung kemudian dijadwalkan menghadapi Persijap Jepara pada 20 September.

ADVERTISEMENT

Artinya, setelah bermain di Korea Selatan, Persib tidak memiliki banyak waktu untuk memulihkan kondisi sebelum kembali memainkan pertandingan di kompetisi domestik.

Umuh mengaku khawatir jadwal tersebut bakal berdampak buruk pada kondisi fisik para pemain, terutama risiko cedera yang bisa muncul akibat padatnya pertandingan dan perjalanan panjang yang harus ditempuh tim.

"Kita sangat padat ini ya (jadwal pertandingan). Saya yang dikhawatirkan cederanya itu ya. Tapi mudah-mudahan tidak ada ya," kata Umuh, Kamis (3/9/2026).

Menurut Umuh, perjalanan Persib ke Korea Selatan menjadi salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan dalam penyusunan jadwal. Setelah menghadapi FC Seoul, pemain Persib harus kembali bersiap untuk pertandingan berikutnya melawan Persijap.

"Habis nanti pulang dari Korea langsung juga ke Jepara ya, jadi tidak pulang dulu ke Bandung. Ini sangat capek ya, sangat lelah (pemain). Ya harusnya ada jeda lah, minimal satu hari, dua hari lagi. Ya (harusnya) diatur, PSSI harusnya bisa mengatur seperti itu," ujarnya.

Umuh berharap operator dan federasi dapat memberikan waktu tambahan bagi Persib untuk melakukan pemulihan. Sebab, Maung Bandung tidak hanya menjalani pertandingan domestik, tetapi juga tampil sebagai wakil Indonesia di kompetisi Asia.

Menurutnya, jadwal yang terlalu rapat justru berpotensi berdampak pada kondisi fisik pemain. Apalagi Persib harus menjalani perjalanan internasional sebelum kembali bertanding.

"Jadi kan itu pun juga kan tidak bagus ya kalau ada pertandingan-pertandingan cuma dua hari, apalagi ini kita kan membawa nama Indonesia ya dan pergi pun juga di luar negeri ya, ke Korea," tegasnya.

Umuh menilai waktu pemulihan menjadi kebutuhan penting bagi pemain setelah menjalani perjalanan jauh dari Korea Selatan. Ia berharap Persib setidaknya mendapat tambahan waktu sebelum kembali tampil di kompetisi domestik.

"Perjalanan lelah, harusnya ada spare-lah waktu ya dikasih dua hari minimal, mereka (pemain) supaya normal (kondisinya). Karena keluar dari Korea itu pasti sangat lelah gitu ya," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Persib Bandung Juara 3 Musim Beruntun!"
[Gambas:Video 20detik] (bba/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads