Bobotoh berharap Persib Bandung menambah amunisi di posisi penjaga gawang untuk menghadapi musim 2026/2027. Kebutuhan tersebut dinilai penting mengingat Maung Bandung saat ini hanya memiliki dua kiper, yakni Teja Paku Alam dan Fitrah Maulana.
Kehadiran kiper baru dianggap dapat memperkuat kedalaman skuad Persib, terutama ketika tim harus menjalani kompetisi dengan jadwal padat. Persib juga diproyeksikan menghadapi persaingan di level Asia sehingga kualitas pemain pelapis menjadi salah satu perhatian.
Ketua Viking Farmasi Kris Jelly menilai, posisi kiper menjadi sektor yang paling membutuhkan tambahan pemain. Ia berkaca pada situasi Persib ketika menjalani adu penalti di Piala Presiden 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kiper sih yang paling dibutuhkan, karena kemarin kan pelapisnya cuma Fitrah ya, di adu penalti," kata Kris, Rabu (12/8/2026).
Menurut Kris, Persib idealnya mendatangkan penjaga gawang yang memiliki pengalaman dan kualitas mumpuni. Salah satu yang diharapkannya adalah kiper naturalisasi Timnas Indonesia, Maarten Paes atau Emil Audero.
"Karena slot asing juga udah penuh, ingin sih mungkin kiper timnas naturalisasi lah, kayak Maarten Paes atau Emil Audero," ujarnya.
Dari dua nama tersebut, Kris lebih berharap Persib bisa mendatangkan Emil Audero. Selain berstatus pemain naturalisasi, pengalaman panjang Emil di kompetisi Eropa dinilai bisa menjadi modal penting apabila Persib tampil di kompetisi Asia.
"Emil itu kan jam terbangnya kalau buat di Persib mau bersaing di ACL, pengalaman di luar negerinya juga udah ada terus gak memakan slot asing juga gitu. Jadi berharap Emil kalau bisa," ucap Kris.
Kendati demikian, peluang Persib mendapatkan Maarten Paes terbilang kecil. Kiper berdarah Belanda itu kini tercatat sebagai pemain Ajax Amsterdam. Sementara Emil Audero masih merupakan pemain Como, setelah musim lalu menjalani masa peminjaman bersama Cremonese.
Kris menegaskan, tambahan kiper bukan sekadar opsi bagi Persib, melainkan kebutuhan yang harus dipenuhi. Ia menilai sektor lain masih memiliki alternatif pemain, sedangkan posisi penjaga gawang membutuhkan kedalaman lebih.
"Kiper mah wajib pisan itu mah, kalau bek kiri mah masih bisa di-backup kayaknya ada opsi-opsilah. Kalau untuk kiper mah harus sekali itu mah. Kemarin lihat kayak penaltian itu kan masih belum siap gitu kan," tutur Kris.
Sementara Komisaris PT PBB Umuh Muchtar juga tidak memungkiri bahwa Maung Bandung sangat memerlukan tambahan kekuatan di sektor penjaga gawang. Namun Umuh mengaku belum mengetahui persis terkait rencana tim pelatih untuk mendatangkan kiper baru.
"Sampai saat ini belum (tahu rencana pelatih). Tapi kelihatannya untuk kiper sangat dibutuhkan," ucap Umuh.
Menurut dia, Persib perlu mendatangkan kiper yang memiliki kualitas setara atau di atas Teja Paku Alam. Namun bagaimanapun juga, Umuh tetap menyerahkan hal tersebut pada tim pelatih.
"Nanti mencari kiper yang andal dan bisa mengimbangi Teja begitu ya. Itu mungkin seperti itu, mungkin ya mungkin. Tapi nanti bagaimana pelatih. Apa pelatih itu benar-benar butuh atau tidak, atau cukup dengan Fitrah begitu," pungkasnya.
(bba/yum)
