Momen yang dinanti-nantikan oleh para Bobotoh akhirnya menjadi kenyataan. Pemain anyar Persib Bandung, Mariano Peralta, resmi mencatatkan debutnya bersama Maung Bandung. Meski baru dimainkan sesaat dalam laga non-kompetisi resmi, kemunculannya di atas lapangan menjadi perhatian tersendiri.
Peralta dimainkan saat Persib sukses membungkam Persija Jakarta, dengan skor tipis 2-1 pada semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026). Ia masuk pada penghujung laga, tepatnya di menit ke-90 menggantikan Uilliam Barros, dan mencicipi atmosfer pertandingan selama kurang lebih lima menit.
Usai melakukan debut, Peralta tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Bagi pemain asal Argentina ini, kemenangan tim dan kelolosan tim ke partai puncak jauh lebih penting daripada catatan penampilan pribadinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat senang. Saya sudah menunggu momen ini, tetapi lebih senang lagi untuk tim karena kami akan bermain di laga final," ujar Peralta, Rabu (5/8/2026).
Menatap partai pemungkas menghadapi Persebaya Surabaya, Peralta menegaskan bahwa target utama skuad Maung Bandung tidak pernah berubah, yakni keluar sebagai juara.
"Tentu saja menang," tegasnya saat ditanya soal harapan di laga final.
Kendati sudah mencatatkan debut, Peralta secara jujur mengakui bahwa kondisi fisiknya belum sepenuhnya prima untuk melahap pertandingan penuh selama 90 menit. Namun, ia memastikan proses pemulihan dan adaptasinya terus menunjukkan tren positif setiap hari.
"Saya baik-baik saja. Saya berkembang setiap hari, tapi tentu saja saya belum siap untuk bermain (penuh) 90 menit," ungkapnya.
Peralta juga memuji kedalaman skuad Maung Bandung di turnamen pramusim ini. Meskipun separuh tim utama harus absen karena memperkuat Timnas Indonesia, kualitas kolektif dan mentalitas juara tetap terjaga dengan baik.
"Tentu saja semua orang tahu ada banyak pemain bagus. Ada 6-7 pemain di tim nasional. Jadi ini bukan keberuntungan, kami menjadi juara tiga musim," puji Peralta.
Disinggung mengenai peluangnya untuk kembali diturunkan di partai final nanti, Peralta menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada tim pelatih. Namun ia memastikan siap bermain jika kembali dipercaya untuk tampil dengan durasi lebih lama.
"Tergantung pada pelatih. Saya tidak tahu (keputusan) pelatih, tapi saya siap untuk bermain. Saya rasa (bisa bermain) lebih banyak menit dibandingkan hari ini, tapi saya tidak tahu," pungkasnya.
(bba/yum)
