Profil DPMM FC: Klub Pengelana Milik Pangeran Brunei Darussalam

Profil DPMM FC: Klub Pengelana Milik Pangeran Brunei Darussalam

Yudha Maulana - detikJabar
Senin, 27 Jul 2026 14:00 WIB
Logo DPMM FC, klub asal Brunei Darussalam
Logo DPMM FC, klub asal Brunei Darussalam (Foto: Gemini AI)
Bandung -

Persib Bandung akan melakoni laga lanjutan di Piala Presiden 2026 melawan DPMM FC. Laga penting untuk memuluskan langkah Maung Bandung ke babak semifinal dijadwalkan berlangsung pada Selasa 28 Juli 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

DPMM FC merupakan klub asal Brunei Darussalam. Menariknya klub ini kerap bermain di kompetisi negara lain, tahun ini klub bermain di kompetisi Malaysia. Walau demikian, klub ini bermarkas di Sultan Hassanal Bolkiah Stadium yang terletak di Ibu Kota Brunei, Bandar Sri Begawan.

DPMM merupakan singkatan dari Duli Pengiran Muda Mahkota Football Club dalam Bahasa Indonesia diartikan sebagai klub milik dari pangeran mahkota. DPMM memang dimiliki Pangeran Brunei, Al-Muhtadee Billah. Faktanya, sang pangeran sempat bermain sebagai penjaga gawang untuk tim ini di bawah mantan pelatih Blackburn Rovers Steve Kean.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari berbagai sumber, DPMM FC awalnya dibentuk sebagai tim perguruan tinggi pada tahun 1994. Klub ini baru menjadi klub komersil pada tahun 2000.

Tim ini meraih kesuksesan besar di Brunei dalam kompetisi domestik di awal 2000-an, memenangkan Liga Utama Brunei pada tahun 2002 dan 2004, Piala FA Brunei pada tahun 2004, dan Piala Super Brunei pada tahun 2002 dan 2004.

ADVERTISEMENT

Pada 2009, DPMM pindah bermain ke Liga Singapura. Sempat dikeluarkan dari Liga Singapura karena Federasi Sepakbola Brunei dibekukan FIFA, DPMM kembali berkompetisi di Liga Singapura pada 2012 hingga 2020.

DPMM kemudian tak berkompetisi akibat COVID. Pada 2023, ia kembali berlaga di Liga Singapura. Mereka mampu meraih dua gelar Liga Singapura pada 2015 dan 2019. Musim lalu, klub ini finis di urutan 10 klasemen akhir Liga Super Malaysia.

Salah satu pemain Indonesia yang pernah bergabung dengan DPMM FC, ialah Ramadhan Sananta. Ia mengisi slot pemain asing ASEAN untuk mengarungi Liga Malaysia 2026/2026.

Misi DPMM FC di Piala Presiden 2026

Pelatih DPMM FC Jamie McAllister juga menyampaikan apresiasinya kepada PSSI atas kesempatan tampil di Piala Presiden 2026. Ia menilai turnamen ini menjadi ajang yang tepat untuk menguji kemampuan timnya menghadapi lawan-lawan berkualitas.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada PSSI yang telah menyambut kami dalam turnamen yang sangat bergengsi ini. Merupakan sebuah kehormatan bagi kami untuk berada di sini. Ini adalah kompetisi yang hebat dengan sejarah yang luar biasa. Karena itu kami sangat menantikan kesempatan untuk bermain melawan tim-tim kuat dan menguji kemampuan kami menghadapi kualitas yang mereka miliki," ujar Jamie.

DPMM FC sendiri baru memulai pramusim pada 4 Juli. Jamie mengatakan fokus timnya saat ini adalah meningkatkan kebugaran pemain sekaligus mempercepat adaptasi sejumlah rekrutan baru sebelum mengarungi Liga Super Malaysia.

"Kami memulai pramusim pada 4 Juli. Fokus kami adalah meningkatkan kebugaran para pemain. Kami juga memiliki banyak pemain baru sehingga harus mengintegrasikan mereka ke dalam cara bermain yang kami inginkan. Yang lebih penting adalah memastikan mereka bugar dan siap menghadapi dimulainya Liga Super Malaysia," katanya.

Dalam laga terakhir di Piala Presiden 2026, DPMM FC harus puas berbagi satu poin dengan Tampines Rovers usai laga sengit yang berakhir skor 2-2 di Stadion Si Jalak Harupat.

(yum/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads