Misi Tampines Rovers dan DPMM FC di Piala Presiden 2026

Misi Tampines Rovers dan DPMM FC di Piala Presiden 2026

Bima Bagaskara - detikJabar
Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB
Ilustrasi logo Piala Presiden 2026.
Ilustrasi logo Piala Presiden 2026. (Foto: ChatGPT)
Bandung -

Dua tim undangan dari luar negeri Tampines Rovers dan DPMM FC siap membuka persaingan Grup A Piala Presiden 2026. Kedua tim akan saling berhadapan pada laga perdana di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026) sore.

Bagi kedua klub, Piala Presiden bukan hanya menjadi ajang mengukur kemampuan menghadapi lawan-lawan kuat, tetapi juga bagian dari persiapan menuju kompetisi resmi musim 2026/2027.

Pelatih Tampines Rovers Nazli Nasir mengapresiasi undangan untuk tampil di Piala Presiden 2026. Menurutnya, tim asal Singapura itu baru memulai pramusim pada 1 Juli sehingga fokus utama saat ini adalah meningkatkan kondisi fisik pemain sekaligus membangun identitas permainan yang diinginkannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terima kasih telah mengundang Tampines Rovers untuk berpartisipasi dalam turnamen ini. Kami baru memulai masa pramusim pada 1 Juli. Jadi fokus utama saya adalah meningkatkan kebugaran para pemain serta menerapkan dan menanamkan gaya bermain yang saya inginkan kepada mereka," kata Nazli, Jumat (24/7/2026).

ADVERTISEMENT

Menghadapi DPMM FC pada laga pembuka, Nazli memilih lebih berkonsentrasi terhadap perkembangan timnya sendiri dibanding memikirkan strategi lawan.

"Dengan segala hormat kepada DPMM, tentu mereka memiliki rencana dan persiapan mereka sendiri. Namun saya lebih fokus kepada para pemain saya, tim saya, dan bagaimana kami menerapkan gaya sepak bola yang ingin kami tampilkan. Pertandingan ini tidak akan mudah karena semua tim datang ke sini dengan misi untuk menang. Kami juga ingin meraih kemenangan," ujarnya.

Nazli juga mengaku mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia. Menurutnya, kualitas kompetisi di Indonesia terus berkembang dengan karakter permainan yang agresif dan penuh semangat.

"Saya mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia. Menurut saya, sepak bola Indonesia sangat agresif, penuh semangat, dan memiliki komitmen yang tinggi. Persib Bandung tentu bukan tim baru. Mereka selalu bersaing di papan atas dan biasanya berjuang untuk posisi tiga besar. Jadi ini akan menjadi turnamen yang sangat berat," ucapnya.

Meski demikian, ia menegaskan Tampines tetap menghormati seluruh peserta dan ingin memanfaatkan turnamen ini sebagai bagian dari proses pembentukan tim.

"Kami menghormati semua tim yang ada di sini, baik Persib, DPMM maupun tim lainnya. Kami datang dengan tujuan meningkatkan kebugaran pemain dan menanamkan gaya permainan yang ingin kami tampilkan," katanya.

Sementara itu, pelatih DPMM FC Jamie McAllister juga menyampaikan apresiasinya kepada PSSI atas kesempatan tampil di Piala Presiden 2026. Ia menilai turnamen ini menjadi ajang yang tepat untuk menguji kemampuan timnya menghadapi lawan-lawan berkualitas.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada PSSI yang telah menyambut kami dalam turnamen yang sangat bergengsi ini. Merupakan sebuah kehormatan bagi kami untuk berada di sini. Ini adalah kompetisi yang hebat dengan sejarah yang luar biasa. Karena itu kami sangat menantikan kesempatan untuk bermain melawan tim-tim kuat dan menguji kemampuan kami menghadapi kualitas yang mereka miliki," ujar Jamie.

DPMM FC sendiri baru memulai pramusim pada 4 Juli. Jamie mengatakan fokus timnya saat ini adalah meningkatkan kebugaran pemain sekaligus mempercepat adaptasi sejumlah rekrutan baru sebelum mengarungi Liga Super Malaysia.

"Kami memulai pramusim pada 4 Juli. Fokus kami adalah meningkatkan kebugaran para pemain. Kami juga memiliki banyak pemain baru sehingga harus mengintegrasikan mereka ke dalam cara bermain yang kami inginkan. Yang lebih penting adalah memastikan mereka bugar dan siap menghadapi dimulainya Liga Super Malaysia," katanya.

Menghadapi Tampines Rovers, Jamie mengaku sudah cukup mengenal karakter lawannya. Kedua tim pernah bertemu saat sama-sama berlaga di Liga Primer Singapura sehingga ia memperkirakan pertandingan akan berlangsung menarik.

"Kami sangat menantikan pertandingan melawan Tampines. Kami pernah menghadapi mereka dua tahun lalu saat masih bermain di Liga Primer Singapura. Saya mengenal Nazli sebagai pelatih, mengetahui kualitas yang dia miliki dan kualitas timnya. Ini akan menjadi tantangan yang baik bagi kami. Saya juga antusias melihat para pemain baru kami beradaptasi dengan kualitas kompetisi ini," tutur Jamie.



(bba/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads