Tugas Djadjang Nurdjaman Jadi Dirtek Persib Berakhir

Tugas Djadjang Nurdjaman Jadi Dirtek Persib Berakhir

Bima Bagaskara - detikJabar
Kamis, 23 Jul 2026 18:46 WIB
Djadjang Nurdjaman ditunjuk jadi Dirtek Persib Bandung.
Djadjang Nurdjaman ditunjuk jadi Dirtek Persib Bandung. (Foto: Persib Bandung)
Bandung -

Tugas pelatih legendaris Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman sebagai Direktur Teknik resmi berakhir. Kedua pihak sepakat untuk tidak memperpanjang kontrak Djadjang.

Selama menjalankan tugas tersebut, sosok yang akrab disapa Djanur memberikan kontribusi penting dalam mendukung pengembangan klub, khususnya melalui penguatan fondasi pembinaan pemain muda dan pengembangan sistem youth development.

Kehadirannya menjadi bagian dari upaya Persib membangun klub yang semakin profesional, berkelanjutan, dan berdaya saing, tidak hanya untuk hari ini, tetapi juga bagi masa depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan komitmen yang telah diberikan Kang Djanur selama mengemban peran sebagai Direktur Teknik.

"Dalam setahun terakhir, Persib sangat terbantu dengan kehadiran Kang Djanur sebagai Direktur Teknik. Di tengah komitmen kami untuk terus meningkatkan standar klub di berbagai aspek, termasuk pengembangan pemain sejak usia dini, pengalaman dan pemahaman beliau terhadap identitas Persib memberikan kontribusi yang sangat berarti," ucap Adhitia, Kamis (23/7/2026).

ADVERTISEMENT

"Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan," sambungnya.

Kiprah Djanur sebagai Direktur Teknik merupakan kelanjutan dari perjalanan panjang pengabdiannya kepada klub. Peran tersebut menjadi bentuk kontribusi baru setelah sebelumnya mengukir berbagai prestasi sebagai pemain, pelatih, maupun bagian dari keluarga besar Persib selama puluhan tahun.

Nama Djadjang Nurdjaman telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah Persib lintas generasi. Sebagai pemain, ia turut mengantarkan Maung Bandung menjuarai Kompetisi Perserikatan 1986 dan 1989/1990.

Ketika berkiprah sebagai asisten pelatih mendampingi Indra M. Tohir, ia kembali merasakan manisnya gelar juara Kompetisi Perserikatan 1993/94 dan Liga Indonesia 1994/95.

Pengabdian tersebut berlanjut saat ia dipercaya menjadi pelatih kepala. Di bawah kepemimpinannya, Persib sukses menjuarai Liga Super Indonesia 2014, mengakhiri penantian panjang selama hampir dua dekade, sebelum kemudian mempersembahkan gelar Piala Presiden 2015.

Prestasi tersebut menjadikannya sebagai sosok kedua dalam sejarah yang mampu membawa Persib menjadi juara sebagai pemain maupun pelatih, mengikuti jejak Ade Dana.

"Kang Djanur akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Persib. Kami mendoakan beliau senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan, dan kelancaran dalam setiap langkah pengabdian berikutnya. Hatur nuhun atas semua dedikasi, loyalitas, dan kontribusi yang telah diberikan untuk Persib. Semoga silaturahmi ini akan terus terjaga," tutup Adhitia.

(bba/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads