Persib Dikritik soal Fasilitas, Erwan: Percuma Bagus Kalau Tidak Juara

Persib Dikritik soal Fasilitas, Erwan: Percuma Bagus Kalau Tidak Juara

Bima Bagaskara - detikJabar
Rabu, 22 Jul 2026 08:41 WIB
Wagub Jabar Erwan Setiawan
Wagub Jabar Erwan Setiawan. (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar)
Bandung -

Persib Bandung terus memperkuat skuad dengan mendatangkan pemain-pemain bintang untuk menghadapi musim 2026/2027. Namun, di balik ambisi besar di atas lapangan, pembangunan fasilitas latihan klub masih menjadi sorotan Bobotoh.

Hingga kini, Maung Bandung memang telah mengelola Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) beserta lapangan pendampingnya. Namun fasilitas penunjang seperti training center, gym modern, hingga sport center belum sepenuhnya terwujud.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi kritik tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan yang juga putra Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar menegaskan pembangunan fasilitas klub memang sedang berjalan secara bertahap.

Menurut Erwan, prioritas Persib dalam beberapa tahun terakhir adalah membangun kekuatan tim terlebih dahulu. Hasilnya pun terlihat dengan keberhasilan Persib meraih tiga gelar liga secara beruntun.

ADVERTISEMENT

"Ya yang pertama kan kita awalnya membangun tim dulu ya, dan alhamdulillah Persib sudah hattrick tiga tahun berturut-turut juara dan sekarang juga terus kita perkuat skuad," kata Erwan, Rabu (22/7/2026).

Ia mengingatkan bahwa beberapa tahun lalu Persib bahkan belum memiliki stadion maupun lapangan latihan sendiri. Tim harus berpindah-pindah tempat dan menyewa berbagai lapangan untuk menjalani latihan.

Kini, setelah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung mengelola GBLA selama 30 tahun, Persib mulai menata kawasan stadion, termasuk lapangan latihan yang berada di kompleks tersebut.

"Dan ini sambil berjalan, yang awalnya juga Persib ini PT PBB kita tidak punya stadion, sekarang kan kita sudah bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bandung dengan mengelola GBLA beserta tempat latihannya juga kan sedang dibangun, sedang ditata sedemikian rupa," tuturnya.

"Tadinya kan kita nggak punya sama sekali, kita ada latihan itu di Arcamanik, di lapang-lapang manalah sewa-sewa, sekarang sudah punya sendiri walaupun belum representatif sekali tapi sedang ditata. Mudah-mudahan ya ini segera terbangun dengan baik seiring dengan waktu," lanjutnya.

Erwan memastikan PT Persib Bandung Bermartabat telah memiliki rencana untuk membangun fasilitas latihan yang lebih lengkap sekaligus meningkatkan kualitas GBLA agar memenuhi standar kompetisi domestik maupun tingkat Asia.

"Ini sudah ada perencanaan dari PT Persib Bandung Bermartabat itu sendiri untuk membangun fasilitas latihan dan juga memperbaiki GBLA untuk kompetisi baik itu kompetisi liga maupun nanti ACL ya, harus betul-betul ini," ujar Erwan.

Ia juga mengungkapkan, sejauh ini para pemain tidak pernah mengeluhkan kondisi fasilitas yang ada karena memahami klub sedang menjalani proses pembenahan.

"Dan alhamdulillah selama ini para pemain pun enjoy, mereka nggak mengeluhkan fasilitas-fasilitas itu karena mereka juga tahu kita sedang berbenah, kita sedang membangun," tegasnya.

Karena itu, Erwan meminta Bobotoh bersabar dan memberikan kepercayaan penuh kepada manajemen klub untuk menyelesaikan proses pembangunan tersebut.

"Jadi saya berharap bersabarlah kepada para Bobotoh, sudah jangan terlalu ikut campur masalah itu, kita serahkan sepenuhnya saja kepada PT Persib Bandung Bermartabat. Mari kita dukung saja Persib, juara deui lah intinya mah. Kita kompak, kita bersama-sama dukung Persib sampai juara. Jangan mempermasalahkan hal-hal yang kira-kira mengganggu soliditas dari tim itu sendiri," katanya.

Pembangunan Bertahap, Bukan Terkendala

Erwan menegaskan, lambatnya pembangunan fasilitas bukan disebabkan adanya hambatan berarti. Menurutnya, proyek infrastruktur sepak bola memang membutuhkan waktu panjang dan tidak bisa diselesaikan dalam hitungan bulan.

"Ya saya kira tidak ada kendala, cuma kan kita bertahap, saya sampaikan kemarin kan Persib itu tahap penyewaan lapang ini sampai 30 tahun, terus dengan fasilitas yang lain, ya ini sedang dibangun. Nggak bisa ngebangun sebuah lapang sepak bola itu seperti kita bikin lapangan tenis, lapangan bulu tangkis yang sekian bulan bisa secepat itu," ujarnya.

Ia menjelaskan, kualitas lapangan latihan juga terus dibenahi. Rumput yang sebelumnya dikeluhkan kini sudah jauh lebih baik, meski kawasan sekitarnya masih membutuhkan penataan lebih lanjut.

"Karena lapang bola ini harus betul-betul di ini, rumputnya juga kan dulu sangat jelek rumput yang untuk latihan, sekarang kalau secara ini rumput latihan sudah cukup bagus cuma tempatnya ya harus ditata sedemikian rupa," ucapnya.

Selain itu, pembangunan juga harus menyesuaikan dengan berbagai ketentuan dalam kerja sama antara Pemkot Bandung dan PT PBB.

"Kan ada beberapa perjanjian juga mungkin antara Pemerintah Kota Bandung dengan PT Persib Bandung Bermartabat mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak. Mungkin ini sedang dilakukan oleh PT Persib," jelasnya.

Erwan juga melontarkan sindiran kepada pihak-pihak yang membandingkan fasilitas Persib dengan klub lain. Ia menegaskan bahwa prestasi tetap menjadi ukuran utama sebuah klub sepak bola.

"Sedang berproses, sabar, tenang. Yang penting mah kan juara. Percuma fasilitas aralus, segala macam terpenuhi tapi teu juara. Nu mah intinya mah juara, lain masalah fasilitas. Pemain enjoy, manajemen enjoy, sudah itu. Bobotoh senang mun juara kan? Sok, lebih dihujat di mana fasilitas alus tapi teu juara-juara?" pungkasnya.

(bba/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads