Siaran langsung pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina akan menyapa penggemar sepak bola di tanah air pada Senin, 20 Juli 2026, waktu Indonesia.
Laga pamungkas yang digelar di Stadion MetLife (New York/New Jersey Stadium), Amerika Serikat, ini merupakan pertemuan bersejarah antara juara Euro 2024 melawan juara bertahan dunia sekaligus pemenang Copa America 2024. Duel ke-104 ini diprediksi akan menjadi benturan hebat antara lini serang paling produktif milik Albiceleste melawan tembok pertahanan paling kokoh milik La Roja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadwal Kick-off dan Info Live
Mengingat perbedaan zona waktu, para pendukung di Indonesia harus bersiap terjaga pada dini hari guna menyaksikan aksi Lionel Messi melawan Lamine Yamal. Kick-off akan dilakukan serentak pada:
- Waktu Indonesia Barat (WIB): Pukul 02.00 WIB, Senin, 20 Juli 2026.
- Waktu Indonesia Tengah (WITA): Pukul 03.00 WITA, Senin, 20 Juli 2026.
- Waktu Indonesia Timur (WIT): Pukul 04.00 WIT, Senin, 20 Juli 2026.
Masyarakat dapat menyaksikan laga ini melalui siaran langsung di TVRI Nasional dan TVRI Sport. Untuk akses melalui gawai, layanan live streaming resmi tersedia di platform FolaPlay, MAXStream, dan Transvision.
Lionel Messi (Foto: REUTERS/Hannah McKay) |
Prediksi Skor Argentina Vs Spanyol
Berdasarkan data simulasi superkomputer dan tren performa terkini, Spanyol sedikit lebih diunggulkan untuk meraih bintang kedua mereka.
- Peluang Juara: Simulasi Opta Analyst menempatkan Spanyol dengan probabilitas kemenangan sebesar 59,6 persen, sementara Argentina berada di angka 40,4 persen.
- Opsi Skor 2-1 atau 2-0: Sejumlah pakar dari Sports Illustrated dan USA Today memprediksi skor 2-1 atau 2-0 untuk kemenangan Spanyol. Alasan utamanya adalah stabilitas pertahanan Spanyol yang baru kebobolan satu gol sepanjang turnamen.
- Rekor Tak Terkalahkan: Tim asuhan Luis de la Fuente mengusung modal mentereng dengan catatan 37 pertandingan beruntun tanpa kekalahan di waktu normal sejak Maret 2024.
Adu Tajam Lini Depan dan Ketangguhan Benteng Terakhir
Final ini menjadi panggung bagi dua gaya permainan yang kontras namun sama-sama mematikan.
- Argentina Tersubur: Skuad asuhan Lionel Scaloni telah mengemas total 19 gol, dengan Lionel Messi memimpin daftar top skor internal tim Argentina melalui torehan 8 gol dan 4 asis.
- Spanyol Terkokoh: Gawang Unai Simon baru kebobolan 1 gol dari 7 laga, serta mencatatkan 6 kali nirbobol (clean sheet). Rodri menjadi pilar penting dengan nilai bertahan tertinggi (8,08) dalam sistem peringkat FIFA.
Lamine Yamal (Foto: REUTERS/Juan Medina). |
Data Sejarah dan Kepemimpinan Wasit
Pertemuan di New Jersey ini membawa beban sejarah yang sangat langka di panggung dunia.
- Head-to-Head: Dari 14 pertemuan di semua ajang, kedua tim berbagi angka yang sama kuat dengan masing-masing mengantongi 6 kemenangan dan 2 laga berakhir seri.
- Memori 1966: Ini adalah pertemuan resmi pertama mereka di Piala Dunia sejak tahun 1966, di mana kala itu Argentina menang tipis 2-1 atas Spanyol.
- Wasit Tegas: FIFA telah menunjuk Slavko Vincic dari Slovenia untuk memimpin jalannya laga final. Vincic dikenal cukup tegas dengan rata-rata mengeluarkan 4,09 kartu kuning per pertandingan.
Apapun hasilnya, kemenangan di New Jersey nanti akan mencatatkan sejarah baru bagi pemenangnya. Apakah Argentina akan menyamai rekor Brasil dengan menjadi juara dunia secara beruntun (back-to-back), atau generasi emas baru Spanyol yang akan mengukuhkan dominasi mereka di jagat sepak bola?.


