Rekap Perjalanan Spanyol Menembus Final Piala Dunia 2026

Rekap Perjalanan Spanyol Menembus Final Piala Dunia 2026

Tim detikJabar - detikJabar
Kamis, 16 Jul 2026 13:22 WIB
Bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, kembali mencuri perhatian di panggung dunia. Winger Barcelona itu resmi masuk daftar 10 pencetak gol termuda sepanjang sejarah Piala Dunia setelah mencetak gol saat Spanyol membungkam Arab Saudi 4-0 pada laga Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Minggu (21/6/2026). Gol yang dicetak Yamal pada menit ke-11 menjadi pembuka kemenangan La Roja sekaligus mengantarkannya ke dalam buku sejarah turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut. REUTERS
Lamine Yamal (Foto: REUTERS)
Bandung -

Tim nasional Spanyol memastikan diri melangkah ke partai puncak Piala Dunia 2026 dengan performa yang sangat impresif dan stabil. Berstatus sebagai juara bertahan Eropa setelah memenangi UEFA EURO 2024, skuad asuhan Luis de la Fuente ini sukses menjaga konsistensi permainan sejak fase grup hingga mengandaskan Prancis di semifinal.

Spanyol kini menatap peluang untuk mengangkat trofi dunia kedua mereka setelah penantian selama 16 tahun, berbekal catatan pertahanan paling tangguh sepanjang turnamen yang baru kebobolan satu gol saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fase Grup H: Start Tenang yang Mematikan

Spanyol mengawali petualangan mereka di Amerika Utara dengan tergabung di Grup H. Meski sempat tertahan di laga pembuka, mereka segera menemukan ritme permainan dominan.

ATLANTA, GEORGIA - JUNE 21: Mikel Oyarzabal #21 of Spain scores his team's second goal during the FIFA World Cup 2026 Group H match between Spain and Saudi Arabia at Atlanta Stadium on June 21, 2026 in Atlanta, Georgia. (Photo by Justin Setterfield/Getty Images)Spanyol vs Arab Saudi. (Foto: Getty Images/Justin Setterfield)
  • Spanyol 0-0 Tanjung Verde: Laga pembuka di Atlanta Stadium yang berakhir imbang tanpa gol.
  • Spanyol 4-0 Arab Saudi: Pesta gol di Atlanta yang menegaskan status mereka sebagai kandidat juara.
  • Uruguay 0-1 Spanyol: Kemenangan tipis namun krusial di Guadalajara yang mengamankan posisi puncak klasemen Grup H.

Fase Gugur: Menaklukkan Sesama Raksasa Eropa

Langkah Spanyol di babak sistem gugur menunjukkan kematangan taktik Luis de la Fuente yang memadukan penguasaan bola dengan transisi cepat.

ADVERTISEMENT
ARLINGTON, TEXAS - JULY 14: Mikel Oyarzabal #21 of Spain converts a penalty to score his team's first goal past Mike Maignan #16 of France during the FIFA World Cup 2026 Semi Final match between France and Spain at Dallas Stadium on July 14, 2026 in Arlington, Texas. (Photo by Ryan Pierse - FIFA/FIFA via Getty Images)Spanyol vs Prancis. (Foto: FIFA via Getty Images/Ryan Pierse - FIFA)
  • Babak 32 Besar (Spanyol 3-0 Austria): Kemenangan telak di Los Angeles yang menjadi sinyal bahaya bagi tim lain.
  • Babak 16 Besar (Portugal 0-1 Spanyol): Menyingkirkan rival semenanjung Iberia dalam duel ketat di Dallas Stadium.
  • Perempat Final (Spanyol 2-1 Belgia): Satu-satunya momen di mana gawang Unai Simon kebobolan, namun La Roja tetap mampu mengunci kemenangan.
  • Semifinal (Prancis 0-2 Spanyol): Performa klinis yang mengandalkan efektivitas lini serang untuk memulangkan Les Bleus dan mengamankan tiket final.

Statistik dan Filosofi Permainan Luis de la Fuente

Di bawah kepemimpinan Luis de la Fuente, Spanyol berevolusi menjadi tim yang fleksibel. Mereka tidak lagi hanya terpaku pada penguasaan bola pasif, melainkan lebih agresif dalam menekan lawan.

  • Pertahanan Baja: Dari 7 pertandingan yang dimainkan, Spanyol mencatatkan 6 kali nirbobol (clean sheet).
  • Dominasi Umpan: Spanyol melepaskan total 4.592 umpan dengan akurasi mencapai 4.156 umpan tepat sasaran.
  • Kreativitas Serangan: Sebanyak 120 upaya mengarah ke gawang dilesakkan, dengan 42 di antaranya tepat sasaran dan membuahkan 13 gol.
  • Pemain Kunci: Rodri saat ini memimpin kategori nilai bertahan terbaik di FIFA Power Rankings (8,03), sementara Unai Simon menjadi kiper terbaik dalam aspek penguasaan bola (7,40).

Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Quarter Final - Spain v Belgium - Los Angeles Stadium, Inglewood, California, U.S. - July 10, 2026 Spain's Fabian Ruiz celebrates scoring their first goal with Pedro Porro, Mikel Oyarzabal and Rodri IMAGN IMAGES via Reuters/Kirby LeeTimnas Spanyol. (Foto: IMAGN IMAGES via Reuters/KIRBY LEE)

Tarung Melawan Argentina

Laga final yang akan digelar di MetLife Stadium, New Jersey, pada Minggu (19/7/2026), mempertemukan Spanyol dengan juara bertahan Argentina. Lionel Messi sendiri mengakui kualitas calon lawannya tersebut.

"Timnas yang hebat, dengan para pemain top dengan kemampuan luar biasa. Saya kenal betul timnas itu," kata Messi.

Pertarungan ini diprediksi akan menjadi duel impian antara lini serang tersubur (Argentina dengan 19 gol) melawan lini pertahanan terbaik (Spanyol hanya 1 kali kebobolan). Pemenang dari laga ini tidak hanya akan meraih trofi Piala Dunia, tetapi juga membuktikan siapa penguasa sepak bola dunia sesungguhnya antara jawara Eropa dan jawara Amerika Latin.



(bbp/bbp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads