Suara Ketum Viking soal Banyaknya Kritik soal Fasilitas Persib

Suara Ketum Viking soal Banyaknya Kritik soal Fasilitas Persib

Bima Bagaskara - detikJabar
Rabu, 15 Jul 2026 15:49 WIB
Ketua Viking Persib Club, Tobias Ginanjar
Ketua Viking Persib Club, Tobias Ginanjar (Foto: Yuga Hassani/detikJabar).
Bandung -

Gelombang kritik Bobotoh terhadap fasilitas latihan Persib Bandung dinilai sebagai bentuk kepedulian suporter terhadap klub. Di tengah sorotan soal belum tersedianya training center, gym, hingga kualitas lapangan latihan yang dianggap belum ideal, Ketua Umum Viking Persib Club Tobias Ginanjar meminta manajemen memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik.

Tobias menilai kritik yang berkembang di kalangan Bobotoh merupakan bagian dari fungsi kontrol terhadap manajemen. Namun, ia juga mengingatkan bahwa kritik harus dibarengi dengan kesadaran bersama untuk menjaga aset yang dimiliki klub.

"Saya menilainya kritik terus saran bagus-bagus aja ya karena kan Bobotoh juga harus jadi quality control buat manajemen Persib juga. Jadi kritik yang berkembang, saran yang berkembang, suara yang berkembang itu adalah bentuk kecintaan Bobotoh kepada Persib gitu," kata Tobias saat dihubungi, Rabu (15/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi tentunya kecintaan terus rasa peduli juga harus diimbangi dengan tingkat kesadaran untuk menjaga yang tinggi juga. Jadi sama-samalah, kita sama-sama harus naik level juga," lanjutnya.

Menurut Tobias, pengalaman selama ini menunjukkan kesadaran menjaga fasilitas juga masih menjadi pekerjaan rumah bagi Bobotoh.

ADVERTISEMENT

"Jadi sebenarnya udah bagus kritik saran sebagai quality control tapi harus diimbangi juga dengan kesadaran untuk menjaga juga. Karena kan dari berbagai pengalaman yang terjadi memang kesadaran untuk menjaga dari Bobotoh juga masih kurang. Jadi kita sama-sama sebenarnya sama-sama berbenah lah gitu," ujarnya.

Belakangan, kritik Bobotoh mengarah pada belum terpenuhinya fasilitas penunjang tim yang dinilai belum sepadan dengan status Persib sebagai salah satu klub terbesar di Indonesia. Namun, Tobias memilih tidak terburu-buru menyimpulkan sebelum mendengar penjelasan dari pihak manajemen.

"Ya itu kan ekspektasi dari Bobotoh ya, dari kacamata sudut pandang Bobotoh. Dan beberapa pelatih juga kan sudah menyuarakan. Tapi kan tentunya kita harus tanya juga dari sudut pandang manajemen seperti apa," katanya.

"Tentunya saya tidak mau berkomentar lebih dalam karena saya juga belum mendengar apa penjelasan dari manajemen terkait hal ini. Jangan sampai kita sudah memvonis atau berasumsi sedangkan belum mendengar juga dari sudut pandang yang lain," sambung Tobias.

Karena itu, ia berharap manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) dapat memberikan penjelasan mengenai kondisi tersebut, termasuk rencana pengembangan fasilitas latihan ke depan.

"Jadi ya baiknya menurut saya teman-teman wartawan ditanya nih ke manajemen terkait ini tanggapannya apa gitu terkait terutama yang fasilitas latihan ya dan lain sebagainya gitu," ujarnya.

Sebab, menurut Tobias, Persib dengan prestasinya saat ini dan telah menjadi klub elite di Indonesia, idealnya memiliki fasilitas latihan yang lengkap dan berkualitas untuk para pemainnya.

"Iya sebenarnya sebuah klub yang ideal memang harus mempunyai fasilitas latihan yang baik apalagi sekelas Persib harus yang memang kita adalah terbaik di Indonesia, ya tentunya fasilitas latihannya harus terbaik di Indonesia gitu kan," tegasnya.

Namun, menurutnya publik juga perlu mengetahui kendala yang dihadapi manajemen sebelum memberikan penilaian.

"Nah cuma kan harus ditanya ke manajemen, apa yang menjadi kendala karena mungkin kan mereka apakah ada skala prioritas untuk belanja pemain dulu ataukah ada apa kan kita tidak tidak paham ya," katanya.

Tobias mengungkapkan Viking berencana kembali bertemu dengan manajemen Persib untuk menyamakan persepsi sekaligus mengetahui arah pengembangan klub dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

"Makanya saya mungkin nanti mau minta waktu juga untuk bisa berbicara karena kita juga ingin menyamakan persepsi, kita juga ingin mendengar secara langsung sebenarnya arah dari PT PBB untuk satu tahun ini tuh ke mana, lima tahun ini ke mana gitu kan," ujarnya.

Tobias kembali menegaskan bahwa dirinya tidak ingin memberikan penilaian terlalu jauh tanpa informasi yang utuh dari manajemen. Meski begitu, ia mengapresiasi semakin kritisnya Bobotoh terhadap perkembangan klub.

"Hanya kalau dari saya lebih ke bahwa kita mensyukuri bahwa dinamika kritik di Bobotoh itu ada karena itu merupakan bagian dari quality control dari Bobotoh sendiri dan tentunya saya juga mengingatkan kepada Bobotoh selain kritik kita juga harus meningkatkan kesadaran untuk menjaga juga gitu," pungkas Tobias.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Persib Bandung Juara 3 Musim Beruntun!"
[Gambas:Video 20detik] (bba/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads