Legenda hidup Brasil, Romario, benar-benar naik pitam. Ia secara terbuka mendesak agar Carlo Ancelotti segera didepak dari kursi pelatih tim nasional. Di mata Romario, 'Don Carlo' telah gagal total membawa Seleccao berjaya di Piala Dunia 2026.
Langkah Brasil untuk merengkuh trofi keenam memang harus kandas secara tragis. Vinicius Junior dan kawan-kawan dipaksa menyerah 1-2 oleh Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Hasil memilukan ini menjadi catatan terburuk Brasil di panggung Piala Dunia dalam 36 tahun terakhir. Tak pelak, seluruh skuad Seleccao pun banjir kritik pedas di dalam negeri, termasuk gelombang desakan agar Ancelotti segera menanggalkan jabatannya.
Romario menjadi salah satu sosok yang paling vokal menyerang Ancelotti. Pahlawan Brasil saat menjuarai Piala Dunia 1994 ini mempertanyakan sejumlah keputusan taktis Ancelotti yang dianggap nyeleneh, terutama saat pemilihan pemain kala menghadapi Norwegia.
"Dia tidak bisa terus menjadi pelatih Brasil, sama sekali tidak. Jika saya berada di federasi, saya akan masuk ke ruang ganti, menyuruhnya pergi dan mengakhiri kontraknya saat itu juga," kata Romario, dilansir dari A Bola.
"Pertandingan melawan Norwegia adalah sebuah aib. Saya bahkan tidak mengerti apa yang ada di kepalanya: menarik Bruno Guimaraes keluar untuk menempatkan Ederson di posisi bek sayap," dia menambahkan.
Artikel ini sudah tayang di detikSport, baca selengkapnya di sini.
Simak Video "Video Brasil Hajar Skotlandia 3-0, Vinicius Brace"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)
