Persib Bandung kembali memperkuat lini serangnya untuk menghadapi padatnya kompetisi musim 2026/2027. Setelah melepas Andrew Jung, Maung Bandung resmi mendatangkan penyerang asal Montenegro, Balsa Sekulic, sebagai ujung tombak baru.
Kehadiran Sekulic menjadi bagian dari perombakan skuad Persib yang musim ini membidik prestasi di Super League, AFC Champions League Two, ASEAN Club Championship, serta Piala Presiden. Striker berpaspor Montenegro itu datang dengan bekal pengalaman panjang bermain di Eropa hingga Asia.
Penyerang kelahiran 25 Desember 1998 tersebut memiliki postur ideal sebagai target man dengan tinggi 1,88 meter. Ia berposisi sebagai penyerang tengah, tetapi juga dikenal mampu berperan sebagai second striker sesuai kebutuhan tim. Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasarnya saat ini berada di kisaran β¬550 ribu atau sekitar Rp10 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari laman Soccerway, Sekulic malang melintang di liga Montenegro. Dua kali ia mengangkat trofi juara bersama Buducnost Podgorica (2022/23 & 2016/17), kemudian mengangkat trofi bersama FK Mornal Bar (2025/26).
Balsa Sekulic saat memperkuat Timnas Montenegro dalam laga friendly menghadapi Bulgaria Foto: meridienbet1.CFL |
Dalam ajang yang terakhir ini penyerang berusia 28 tahun ini menjadi pencetak gol terbanyak dengan melesatkan 15 gol dari 32 penampilan.
Dikutip dari vijestei, Sekulic juga pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik. Ia dipilih oleh Union of Professional Footballers of Montenegro yang diikuti oleh 191 pesepakbola atas pencapaiannya.
Sepanjang karier seniornya, Sekulic telah mencatat 296 penampilan di level klub dengan torehan sekitar 71 gol di berbagai kompetisi. Salah satu musim terbaiknya terjadi musim lalu bersama Mornar Bar, ketika ia mencetak 16 gol dalam 36 pertandingan.
Tak hanya di level klub, Balsa Sekulic juga pernah dipercaya memperkuat Tim Nasional Montenegro. Ia telah mengoleksi lima penampilan bersama tim senior dan mencetak satu gol internasional, modal yang menambah pengalaman bertanding di level tertinggi.
Persib berharap kehadiran Sekulic mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Andrew Jung, yang musim lalu menjadi mesin gol Maung Bandung dengan 11 gol di Super League dan lima gol di AFC Champions League Two sebelum dilepas melalui skema transfer.
Kini, tantangan besar menanti Balsa Sekulic. Bobotoh tentu berharap striker asal negara Balkan itu mampu beradaptasi dengan cepat dan menjadi tumpuan baru Persib dalam upaya mempertahankan dominasi di kompetisi domestik sekaligus berbicara banyak di level Asia.
Pemain Montenegro Kelima
Komisaris PT PBB Kuswara S Taryono memperkenalkan Balsa Sekulic sebagai rekrutan anyar Persib Bandung Foto: Rindy Nurjanah/detikJabar |
Sekulic menjadi pemain asal Montenegro kelima yang pernah memperkuat Persib setelah Miljan Radovic (2011-2012), Zdravko Dragicevic (2011), Vladimir Vujovic (2014-2017), dan Ilija Spasojevic (2015).
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan bahwa perekrutan Sekulic merupakan hasil rekomendasi tim pelatih setelah melalui proses evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan skuad menjelang musim baru.
"Kami membangun skuad berdasarkan kebutuhan tim dan rekomendasi dari jajaran pelatih. Setelah Andrew Jung memutuskan melanjutkan kariernya bersama klub lain, kami bergerak mencari sosok yang memiliki karakter, kualitas, dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan Persib. Kami percaya Balsa Sekulic memiliki kapasitas untuk menjawab tantangan tersebut serta memberikan kontribusi positif bagi performa tim secara keseluruhan, khususnya di lini depan," ujar Adhitia.
Lebih lanjut, Adhitia berharap proses adaptasi Sekulic dapat berjalan dengan baik sehingga ia segera menyatu dengan tim, memahami karakter permainan Persib, serta merasakan dukungan luar biasa dari Bobotoh.
"Wilujeng sumping, Balsa Sekulic. Selamat datang di keluarga besar Persib. Kami berharap Balsa dapat segera beradaptasi, menikmati atmosfer sepak bola di Bandung, dan memberikan kontribusi terbaiknya untuk membawa Persib terus berprestasi. Kami juga mengajak seluruh Bobotoh untuk memberikan dukungan penuh agar proses adaptasinya berjalan semakin baik," tutup Adhitia.
(yum/yum)


