Musim 2025/2026 menjadi musim penuh prestasi sekaligus penuh kerugian bagi Persib Bandung. Di balik keberhasilan meraih gelar juara liga untuk ketiga kalinya secara beruntun, Maung Bandung harus mengeluarkan biaya hingga sekitar Rp6 miliar untuk membayar berbagai sanksi dari PSSI dan AFC.
Denda tersebut dijatuhkan akibat berbagai pelanggaran yang dilakukan suporter, mulai dari penyalaan flare, invasi lapangan, pelemparan benda ke area pertandingan, kehadiran suporter di laga tandang, hingga kerusuhan dalam kompetisi Asia. Tak hanya denda finansial, Persib juga sempat menerima hukuman bermain tanpa penonton dari AFC.
Belajar dari pengalaman pahit itu, Viking Persib Club memastikan akan mengambil langkah berbeda saat menyambut musim 2026/2027. Organisasi suporter terbesar Persib itu akan meluncurkan kampanye bertajuk "No Denda" sejak kompetisi dimulai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar, mengatakan kampanye tersebut menjadi upaya untuk meningkatkan kesadaran suporter agar tidak lagi melakukan tindakan yang berujung pada sanksi bagi klub.
"Terkait denda, kami dari Viking akan membuat kampanye sejak awal musim, yaitu kampanye 'No Denda'. Mudah-mudahan kampanye ini bisa berjalan dengan baik," kata Tobias, Senin (6/7/2026).
Tak hanya mengedukasi suporter, Viking juga menyiapkan langkah antisipasi apabila Persib kembali menerima sanksi sepanjang musim nanti. Berbeda dengan musim sebelumnya, penggalangan donasi akan dimulai sejak awal kompetisi.
"Selain itu, kami juga akan menggalang donasi untuk membantu pembayaran denda apabila nanti ada sanksi. Bedanya dengan musim lalu, kali ini penggalangan donasi akan dimulai sejak awal musim," ujarnya.
Menurut Tobias, mekanisme tersebut diharapkan membuat dana yang terkumpul lebih optimal ketika kompetisi berakhir.
Namun, apabila Persib berhasil melewati musim tanpa hukuman, dana tersebut tidak akan sia-sia. Viking berharap uang hasil donasi dapat dialihkan untuk mendukung kebutuhan klub.
"Harapannya, ketika musim berakhir sudah terkumpul dana yang cukup. Kalaupun nanti ternyata tidak ada denda, mudah-mudahan dana tersebut bisa digunakan untuk menambah fasilitas latihan Persib," tegas Tobias.
Tobias belum membeberkan secara rinci konsep kampanye yang akan dijalankan. Ia memastikan seluruh persiapan tengah dimatangkan dan akan diumumkan menjelang bergulirnya kompetisi.
"Nanti tunggu saja. Yang pasti akan kami siapkan," pungkasnya.
(bba/yum)
