Nama Zulkifli Lukmansyah sempat menjadi harapan baru bagi masa depan Persib Bandung. Penampilan berani dan penuh percaya diri di Piala Presiden 2025 membuat winger muda asal Bandung itu digadang-gadang sebagai salah satu wonderkid Maung Bandung.
Namun, setahun berselang, jalan karier Zulkifli justru berbelok. Pemain berusia 19 tahun itu dipastikan tidak masuk dalam rencana skuad Persib untuk menghadapi musim 2026/2027.
Meski belum diumumkan secara resmi klub tujuan peminjamannya, Zulkifli santer dikabarkan akan memperkuat Semen Padang yang musim depan berlaga di Liga 2 demi mendapatkan menit bermain lebih banyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan melepas Zulkifli dengan status pinjaman diambil sebagai bagian dari program pengembangan pemain muda. Persib menilai sang pemain membutuhkan kesempatan tampil secara reguler agar proses pembentukan mental dan kualitas permainannya terus berkembang.
Zulkifli merupakan produk asli Akademi Persib. Lahir di Bandung pada 8 September 2006, ia menapaki jenjang pembinaan mulai dari Elite Pro Academy (EPA) hingga akhirnya mendapat promosi ke tim senior pada putaran kedua Liga 1 2024/2025 atas kepercayaan pelatih Bojan Hodak.
Namanya semakin dikenal Bobotoh ketika tampil impresif di Piala Presiden 2025. Kecepatan, keberanian menusuk pertahanan lawan, serta kemampuan menggiring bola membuat banyak pihak menilai Zulkifli memiliki masa depan cerah bersama Persib.
Baca juga: Persib Resmi Berpisah dengan Miro Petric |
Sayangnya, perjalanan pemain muda tersebut tak berjalan mulus. Cedera yang dialaminya membuat Zulkifli harus kehilangan hampir sepanjang musim Super League 2025/2026. Selama menjalani pemulihan, ia tetap menjaga kebugaran dan ritme pertandingan bersama Persib U-20 di kompetisi EPA.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa keputusan meminjamkan Zulkifli sepenuhnya didasarkan pada kepentingan pengembangan karier sang pemain.
"Komitmen kami tetap sama, yakni memberikan ruang dan kesempatan terbaik bagi para pemain muda untuk terus berkembang. Melalui masa peminjaman ini, Zulkifli diharapkan mendapatkan menit bermain yang lebih banyak sehingga proses perkembangan, pengalaman bertanding, dan kematangannya sebagai pemain profesional dapat berjalan lebih optimal," kata Adhitia.
Persib meyakini pengalaman bermain bersama klub lain akan menjadi bekal penting bagi Zulkifli untuk meningkatkan kualitasnya. Selama masa peminjaman, perkembangan sang pemain juga akan terus dipantau sebagai bagian dari proses pembinaan jangka panjang.
"Kami percaya, pengalaman di lingkungan kompetitif akan memberikan banyak pelajaran berharga bagi Zulkifli. Selamat berproses dan terus berkembang. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga semangat, dan kembali lebih kuat," pungkas Adhitia.
(bba/yum)
