Persib Bandung dipastikan bakal menghadapi ujian berat pada ajang ASEAN Club Championship (ACC) 2026/2027. Hasil undian menempatkan Maung Bandung di grup yang dihuni sejumlah klub elite Asia Tenggara yang selama ini mendominasi kompetisi di negaranya masing-masing.
Persib tergabung di Grup B bersama wakil Thailand Port FC, juara Malaysia Johor Darul Ta'zim, Lion City Sailors dari Singapura, Cong An Ha Noi FC dari Vietnam, PKR Svay Rieng FC dari Kamboja, serta pemenang play-off antara Ezra FC asal Laos dan Shan United FC dari Myanmar.
Kendati terjebak di grup yang tidak mudah, pelatih Persib Igor Tolic justru menyambut antusias kesempatan tampil di level regional tersebut. Menurutnya, ACC menjadi panggung penting bagi Persib untuk mengukur kualitas sekaligus menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu klub terbaik di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini merupakan kompetisi baru bagi kami yang mana nantinya mempertemukan tim-tim terkuat dari Asia Tenggara. Kami senang bisa bersaing di level tinggi dan berada di panggung besar ini," kata Igor, Kamis (11/6/2026).
Juru taktik asal Kroasia itu menyadari Persib akan menghadapi lawan-lawan dengan pengalaman dan kualitas tinggi. Karena itu, ia menilai ACC harus menjadi ajang pembelajaran sekaligus proses perkembangan tim ke arah yang lebih profesional.
"Kami tahu kekuatan kami, tetapi kami juga tahu hal-hal yang masih perlu kami tingkatkan karena segala sesuatunya akan terlihat jelas saat tampil melawan tim-tim terbaik. Kami harus tetap membumi, mencoba belajar dan berkembang sebanyak mungkin pada musim pertama ini," ujarnya.
Bagi Igor, kiprah Pangeran Biru di ACC bukan sekadar urusan mewakili klub. Lebih dari itu, Maung Bandung membawa nama besar Kota Bandung dan jutaan Bobotoh yang selama ini setia berdiri di belakang tim.
"Kami akan mewakili kota kami, masyarakat kami, dan jutaan Bobotoh yang berdiri di belakang lambang ini dengan penuh kebanggaan dan semangat. Setiap kali kami melangkah ke lapangan, kami membawa harapan mereka dan kami memiliki tanggung jawab untuk bisa membuat mereka bangga," tegasnya.
Karena itu, ia menekankan bahwa kebanggaan tersebut tidak hanya dibangun saat pertandingan berlangsung, tetapi juga melalui kerja keras setiap hari dalam sesi latihan yang disiplin.
"Kami harus membuat mereka bangga dengan bekerja dengan keras hari demi hari, memberi yang terbaik, termasuk dalam setiap sesi latihan setiap harinya," katanya.
Namun, Igor tak menampik jika perjalanan Persib di ACC bakal menghadirkan tantangan besar, bukan hanya dari sisi teknis pertandingan, melainkan juga aspek organisasi dan logistik. Persib akan menghadapi lawan dari berbagai negara dengan karakter sepak bola yang berbeda-beda, sekaligus menjalani perjalanan panjang lintas negara sepanjang musim.
"Ini akan menjadi tantangan baik secara organisasi maupun logistik yang nyata bagi Persib. Ada beberapa negara dan tim akan kami kunjungi dan hadapi untuk pertama kalinya, masih banyak variabel yang perlu diperhatikan," ungkap Igor.
Selain itu, ia berharap adanya koordinasi yang apik dengan operator liga dan federasi agar jadwal pertandingan domestik maupun regional bisa berjalan selaras tanpa mengorbankan kondisi fisik pemain.
"Selain itu, kami perlu bekerja sama secara erat dengan federasi dan liga untuk mendapatkan bantuan dalam menyesuaikan jadwal laga sebelum kompetisi dimulai. Banyak hal yang perlu dilakukan sebelum mulai bertanding," tuturnya.
Meski tantangan yang menanti tidak ringan, Igor memastikan Persib akan menghadapi kompetisi ini dengan penuh keyakinan. Ia percaya seluruh elemen tim, mulai dari pemain, staf pelatih, manajemen hingga Bobotoh, akan menjadi kekuatan besar dalam perjalanan Maung Bandung di pentas Asia Tenggara.
"Namun bersama-sama dengan para pemain, pelatih, staf, manajemen dan Bobotoh, kami akan menghadapi tantangan ini dengan kerendahan hati, keberanian serta semangat yang mewakili kebanggaan Bandung," pungkasnya.
Simak Video "Video: Persib Bandung Juara 3 Musim Beruntun!"
[Gambas:Video 20detik]
(bba/mso)
