Bukan Nunggak Gaji, Persib Disanksi FIFA gegara Masalah Ini

Oris Riswan Budiana - detikJabar
Sabtu, 30 Mei 2026 14:45 WIB
Para pemain Persib Bandung. (Foto: Dok. Ileague)
Bandung -

Sanksi dari FIFA yang melarang Persib Bandung mendaftarkan pemain baru melahirkan isu liar di media sosial. Salah satunya, sanksi gegara Persib nunggak gaji pemainnya.

Namun, Persib menegaskan sanksi bukan karena penunggakan gaji. Lantas, apa penyebabnya? Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Adhitia Putra Herawan buka suara soal sanksi itu. Persib merasa perlu memberi penjelasan karena berbagai isu muncul seputar sanksi tersebut.

"Menanggapi informasi mengenai status larangan registrasi pemain baru (transfer ban) dari FIFA yang saat ini beredar di publik, kami ingin menyampaikan bahwa PERSIB telah mengetahui dan mengikuti proses terkait perkara ini sejak awal," kata Adhitia dalam keterangan resminya, Sabtu (30/5/2026).

Menurutnya, sanksi dari FIFA berasal dari permasalahan Persib dengan Daisuke Sato yang merupakan mantan pemainnya. Singkatnya adalah gegara kontrak Daisuke Sato dengan Persib berakhir lebih cepat pada 2023.

Saat itu, Daisuke Sato posisinya digantikan sesama pemain asal Filipina, Kevin Ray Mendoza. Ujungnya, Daisuke Sato terdepak hingga mengakhiri kontrak lebih cepat.

Akan tetapi, hal itu berbuntut panjang. Daisuke Sato melayangkan gugatan hingga FIFA memutuskan Persib membayar kompensasi kepada Daisuke Sato hingga sekitar Rp3 miliar.

Singkatnya, Persib kemudian menggugat balik. Namun, gugatan itu ditolak. Kompensasi pun harus dibayarkan Persib selama 45 hari sejak putusan dikeluarkan FIFA pada 22 September 2024.

Konsekuensinya, jika Persib tak memenuhi kewajibannya membayar kompensasi, Persib berisiko terkena larangan transfer pemain. Hal ini kemudian jadi petaka. Persib akhirnya benar-benar disanksi FIFA.

Dalam FIFA Registration Ban List, tertulis sanksi untuk Persib berlaku mulai 29 Mei 2026. Sanksi ini berlaku hingga waktu yang tidak ditentukan.

Adhitia menegaskan, persoalan yang ada bukan karena Persib menunggak gaji. Yang terjadi adalah persoalan antara Persib dan Daisuke Sato terkait pemutusan kontrak.

"Perlu kami jelaskan bahwa keputusan tersebut berasal dari satu perkara spesifik yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain Persib, Daisuke Sato, pada tahun 2023. Dengan demikian, persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan oleh sebagian pihak," tegas Adhitia.




(orb/orb)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork