Rangkuman Kasus Daisuke Sato Vs Persib yang Berujung Sanksi FIFA

Rangkuman Kasus Daisuke Sato Vs Persib yang Berujung Sanksi FIFA

Oris Riswan Budiana - detikJabar
Sabtu, 30 Mei 2026 16:15 WIB
Daisuke Sato.
Daisuke Sato. (Foto: Persib Bandung)
Bandung -

Kompetisi musim 2022/2023 menjadi awal kisah Daisuke Sato bersama Persib Bandung. Saat itu, Daisuke Sato yang berstatus bek Timnas Filipina, direkrut 'Maung Bandung' di era pelatih Luis Milla.

Tepat pada 11 Juni 2022, namanya diumumkan sebagai rekrutan terbaru Persib untuk menyongsong Liga 1 2022/2023. Harapan pun langsung tersemat di benak pemain keturunan Jepang tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum ke Persib, ia bermain di klub Thailand, Ratchaburi FC. Di sana, kemampuannya cukup diandalkan.

Sehingga, saat Persib merekrutnya, harapan besar langsung tersemai. Ia digadang-gadang akan jadi bek kiri andalan Persib.

ADVERTISEMENT

Saat musim bergulir, Daisuke Sato langsung jadi andalan. Ia punya kemampuan bertahan dan atribut sebagai bek yang apik.

Satu yang paling diingat Bobotoh soal sosok Daisuke Sato adalah semangat dan fisiknya. Ia selalu tampil penuh semangat, ngotot, dan berani bertempur sampai bercucuran darah.

Satu musim penuh dilalui Daisuke Sato. Ia mencatatkan 31 penampilan di Liga 1 2022/2023 dengan durasi 2.488 menit bermain dan koleksi dua gol.

Penampilannya membuat Persib mengikatnya dengan durasi kontrak dua tahun yang disepakati pada Januari 2023.

Musim berlanjut ke Liga 1 2023/2024. Daisuke Sato tetap jadi pilihan utama. Namun, prahara terjadi di Persib. Luis Milla meninggalkan Persib secara mendadak setelah memimpin tim dalam tiga laga musim itu.

Bojan Hodak kemudian datang jadi suksesor. Bersama Bojan Hodak, Daisuke Sato kadang dipercaya jadi pemain utama, kadang juga jadi pemain pengganti. Total, selama setengah musim, ia tampil dalam 13 laga.

Hingga akhirnya, setelah putaran pertama 2023/2024 usai, Daisuke Sato berada dalam mimpi buruk. Ia tidak masuk dalam skema Bojan Hodak.

Pria asal Kroasia itu kemudian mendatangkan pemain asing lain. Menariknya, yang digaet adalah sesama pemain Timnas Filipina, yaitu kiper Kevin Ray Mendoza.

Bek Persib Daisuke Sato.Bek Persib Daisuke Sato. (Foto: Istimewa/dok persib.co.id)

Terpinggirkan dari Tim

Datangnya Kevin Ray Mendoza jadi petaka bagi Daisuke Sato. Ia harus menepi dari skuad karena kuota pemain asing ASEAN saat itu terisi oleh Kevin Ray Mendoza.

Daisuke Sato pun 'dibekukan'. Ia tak didaftarkan untuk mengarungi Liga 1 2023/2024. Padahal, kontraknya baru akan kedaluwarsa pada 2025.

Singkat cerita, Daisuke Sato melayangkan surat peringatan kepada Persib pada Desember 20223. Ia merasa tak diberi kejelasan soal statusnya di tim.

Ia minta haknya untuk berlatih dan bermain. Persib memberi jawaban, membolehkannya berlatih, tapi tidak dengan kepastian soal jaminan bermain. Sebab, kuota pemain sudah penuh saat itu.

Daisuke Sato memperpanjang kontraknya bersama Persib Bandung.Daisuke Sato usai memperpanjang kontraknya bersama Persib Bandung. (Foto: Istimewa/Instagram Daisuke Sato)

Daisuke Sato lalu memutuskan mengakhiri kontrak secara sepihak pada awal Januari 2024. Tak lama berselang, ia mengajukan gugatan ke FIFA. Ia menuntut kontraknya dinyatakan berakhir secara sah hingga minta kompensasi sekitar Rp3 miliar ditambah bunga.

Pada Agustus 2024, FIFA memenangkan gugatan Daisuke Sato atas Persib. 'Maung Bandung' dinilai melakukan pelanggaran kontrak karena mencoret Daisuke Sato.

Persib melancarkan gugatan balik. Namun, gugatan balik itu ditolak. Singkatnya, Persib diharuskan membayar kompensasi sesuai yang telah diputuskan terhitung 45 hari sejak keputusan FIFA dikeluarkan pada 22 September 2024.

Heboh Sanksi FIFA

Setelah keluar putusan FIFA, kehebohan justru terjadi. Sabtu (30/5/2026), berbagai media massa mengulas soal Persib yang disanksi FIFA.

Persib masuk dalam FIFA Registration Ban List. Karena masuk daftar ini, Persib tak diperbolehkan melakukan pendaftaran pemain baru terhitung 29 Mei 2026.

Sanksi ini berlaku hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Yang pasti, Persib harus memenuhi kewajibannya sesuai sanksi dari FIFA.

Konsekuensinya, Persib tak bisa merekrut pemain baru. Kalaupun merekrut, Persib tak bisa mendaftarkan dan memainkan pemain tersebut.

Persib Buka Suara

Sanksi yang dijatuhkan FIFA kemudian bergulir liar. Bahkan, di media sosial berkembang berbagai isu yang diduga jadi penyebab Persib disanksi.

Salah satu yang mencuat adalah Persib menunggak gaji pemainnya. Persib pun buka suara menanggapi yang terjadi, sekaligus menegaskan sanksi bukan karena penunggakan gaji, melainkan persoalan dengan Daisuke Sato.

"Perlu kami jelaskan bahwa keputusan tersebut berasal dari satu perkara spesifik yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain PERSIB, Daisuke Sato, pada tahun 2023. Dengan demikian, persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan oleh sebagian pihak," kata Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Adhitia Putra Herawan, Sabtu (30/5/2026).

Persib sendiri saat ini tengah berusaha menuntaskan persoalan yang terjadi. Harapannya, masalah itu bisa segera tuntas. Sehingga, sanksi bisa dicabut dan Persib boleh mendaftarkan pemain baru untuk musim depan.

"Saat ini, kami sedang menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan tersebut dan menindaklanjuti seluruh proses administratif yang diperlukan. Setelah kewajiban tersebut diselesaikan, kami akan melanjutkan proses sesuai mekanisme yang berlaku di FIFA agar status tersebut dapat ditinjau dan dicabut sebagaimana ketentuan yang berlaku," jelas Adhitia.

Halaman 2 dari 2
(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads