Euforia gelar juara Super League 2025/2026 belum reda. Namun di balik pesta perayaan dan keberhasilan mencetak hattrick juara, Persib Bandung sudah mulai menatap tantangan yang lebih besar pada musim depan.
Musim 2026/2027 dipastikan tidak akan berjalan mudah bagi Maung Bandung. Selain mempertahankan dominasi di kompetisi domestik, Persib juga akan kembali membawa nama Indonesia di level Asia melalui babak playoff ACL 2.
Artinya, Persib harus bersiap menghadapi jadwal yang jauh lebih padat dengan intensitas pertandingan yang lebih tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, manajemen Persib menegaskan tidak akan melakukan perombakan besar-besaran terhadap skuad yang baru saja mengantar klub meraih gelar.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan mengatakan, pengalaman musim ini menjadi bahan evaluasi untuk menatap kompetisi berikutnya.
"Kita banyak belajar dari musim ini kita udah melakukan beberapa perbaikan, nanti mungkin setelah istirahat kebut lagi," ujar Adhit, Minggu (24/5/2026).
Persib diperkirakan tidak ingin mengulang proses adaptasi besar yang sempat terjadi musim ini ketika komposisi tim mengalami banyak perubahan.
Musim 2025/2026 menjadi bukti bahwa membangun ulang tim bukan perkara mudah. Persib sempat menghadapi fase naik-turun, tetapi perlahan menemukan ritme hingga akhirnya keluar sebagai juara.
Adhit menegaskan, mayoritas pemain musim ini akan dipertahankan. Namun Persib tetap akan menambah kualitas di beberapa posisi yang dianggap perlu diperkuat.
"Kita happy dengan tim sekarang, pasti ada penguatan di beberapa area tapi yang mayoritas akan dipertahankan," katanya.
(bba/yum)
