Pernyataan Persib soal Insiden Usai Hadapi PSM Makassar

Bima Bagaskara - detikJabar
Senin, 18 Mei 2026 11:49 WIB
Foto: Flare menyala usai laga PSM Makassar Vs Persib Bandung di Stadion Gelora BJ Habibie. (Ardiansyah/detikSulsel)
Bandung -

Persib Bandung akhirnya buka suara terkait insiden kericuhan yang terjadi usai kemenangan dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu (17/5/2026) malam.

Sesaat setelah pertandingan berakhir, sejumlah penonton merangsek masuk ke dalam lapangan. Situasi sempat memanas karena beberapa oknum suporter terlihat mengejar pemain Persib yang berusaha meninggalkan lapangan menuju ruang ganti.

Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, pemain senior Persib Achmad Jufriyanto bahkan tampak terkena tendangan dari oknum penonton di tengah kekacauan tersebut.

Menanggapi kejadian itu, Head of Communication PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, memastikan seluruh rombongan Persib berada dalam kondisi aman usai pertandingan.

"Alhamdulillah, kami memastikan seluruh pemain, tim pelatih, official, dan rombongan Persib berada dalam kondisi aman, sehat, serta tidak mengalami cedera setelah pertandingan melawan PSM Makassar di Stadion BJ Habibie, Parepare," kata Adhi, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, keselamatan pemain dan seluruh anggota tim selalu menjadi prioritas utama Persib dalam setiap pertandingan.

"Dalam setiap pertandingan, keselamatan seluruh anggota tim selalu menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, langkah-langkah penyesuaian situasi di lapangan dilakukan untuk memastikan seluruh pemain dan official dapat kembali ke area yang aman dengan baik," ujarnya.

Atas insiden itu, Persib juga mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas dan rasa saling menghormati demi perkembangan sepak bola Indonesia yang lebih profesional.

"Persib memahami bahwa sepak bola menghadirkan emosi, harapan, dan antusiasme yang besar bagi banyak pihak. Kami percaya semangat sportivitas, saling menghormati, serta menjaga keamanan bersama merupakan bagian penting dalam mendukung perkembangan sepak bola Indonesia yang semakin positif dan profesional," katanya.

Adhi turut mengapresiasi semua pihak yang membantu mengendalikan situasi sehingga rombongan Persib bisa meninggalkan stadion dengan aman pascakericuhan terjadi.

"Kami juga mengapresiasi seluruh pihak yang turut membantu memastikan situasi dapat terkendali sehingga rombongan tim berada dalam kondisi aman," ucapnya.

Usai laga panas di Parepare, Persib kini langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi laga terakhir Super League 2025/2026 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 23 Mei mendatang.

"Saat ini fokus Persib sepenuhnya diarahkan pada proses pemulihan kondisi pemain serta persiapan menghadapi pertandingan terakhir musim ini melawan Persijap Jepara pada 23 Mei 2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung," ujar Adhi.

Persib hanya butuh satu poin untuk menyegel gelar juara. Meski tinggal selangkah lagi, Adhi menegaskan tim tetap memilih fokus bekerja dan menyelesaikan musim dengan penuh tanggung jawab.

"Pertandingan tersebut menjadi momen penting bagi tim. Namun sebagaimana prinsip yang selalu dijaga Persib, seluruh elemen tim memilih untuk tetap fokus pada proses, bekerja dengan rendah hati, dan mempersiapkan diri sebaik mungkin hingga laga terakhir," katanya.

"Persib berharap sepak bola Indonesia terus tumbuh menjadi ruang persatuan, kebanggaan, dan inspirasi. Sementara bagi tim, fokus utama saat ini adalah menyelesaikan musim dengan performa terbaik dalam upaya mewujudkan sejarah baru bagi klub," pungkasnya.




(bba/orb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork