4 Fakta Menarik di Balik Laga Dramatis PSM Vs Persib

4 Fakta Menarik di Balik Laga Dramatis PSM Vs Persib

Bima Bagaskara - detikJabar
Senin, 18 Mei 2026 10:30 WIB
Flare menyala usai laga PSM Makassar Vs Persib Bandung di Stadion Gelora BJ Habibie.
Flare menyala usai laga PSM Makassar Vs Persib Bandung di Stadion Gelora BJ Habibie. (Ardiansyah/detikSulsel)
Bandung -

Persib Bandung selangkah lagi menuju gelar juara Super League 2025/2026 setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Stadion Gelora B.J Habibie, Parepare, Minggu (17/5/2026).

Hasil itu membuat Persib tetap kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 78 poin dari 33 pertandingan. Di saat bersamaan, pesaing terdekat mereka, Borneo FC Samarinda, gagal meraih kemenangan usai ditahan imbang 0-0 oleh Persijap Jepara.

Berikut fakta-fakta menarik di balik kemenangan Persib atas PSM Makassar

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Tak Terkalahkan di 21 Laga

Kemenangan melawan PSM membuat Persib memperpanjang rekor tidak terkalahkan di kompetisi Super League. Hingga pekan ke-33, Maung Bandung belum tumbang di 21 laga.

Terakhir kali, Marc Klok cs mengalami kekalahan saat bertandang ke markas Malut United dengan skor 2-0 pada 14 Desember 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

2. Lampaui Poin Tertinggi

Persib juga berhasil mencatatkan rekor baru yakni poin terbanyak di era Liga 1. Sebelumnya poin terbanyak dicatat oleh Bali United saat juara di musim 2021/2022 dan PSM Makassar di musim 2022/2023 dengan total 75 poin.

Dengan satu laga tersisa, Persib berpeluang menjadi juara dengan mengemas 81 poin.

3. Pemain Ditendang

Usai laga melawan PSM, kondisi di Stadion Gelora B.J Habibie sempat ricuh setelah penonton masuk ke dalam lapangan. Bahkan pemain Persib ada yang menjadi "korban" aksi tak terpuji oknum suporter.

Dari tayangan video, terlihat Achmad Jufrianto sempat ditendang oleh salah seorang suporter yang masuk ke dalam lapangan.

4. Sejarah di Depan Mata

Dengan menyisakan satu pertandingan dan unggul dua poin atas Borneo FC, Persib tinggal selangkah lagi mencatat sejarah untuk kembali juara ketiga kalinya secara berturut-turut.

Di pertandingan melawan Persijap pada 23 Mei 2026 nanti, pasukan Bojan Hodak hanya perlu hasil imbang untuk juara.

(bba/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads