Sikap Tegas Persib Respons Rentetan Kekerasan Usai Laga Vs Persija

Bima Bagaskara - detikJabar
Rabu, 13 Mei 2026 11:35 WIB
Persib Bandung (Foto: Ilustrasi menggunakan ChatGPT).
Bandung -

Persib Bandung akhirnya buka suara terkait berbagai insiden yang terjadi setelah pertandingan melawan Persija Jakarta di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026). Manajemen Persib menyatakan prihatin atas rangkaian kejadian yang dinilai telah mencederai sportivitas sepak bola.

Melalui pernyataan resmi pada Rabu (13/5/2026), PT Persib Bandung Bermartabat menegaskan bahwa rivalitas dalam pertandingan tidak seharusnya berujung pada aksi kekerasan maupun intimidasi di luar lapangan.

Persib memahami laga sarat rivalitas kerap memunculkan tensi tinggi. Namun, berbagai kejadian setelah pertandingan dinilai sudah melampaui batas semangat kompetisi yang sehat.

"Kami memahami bahwa pertandingan dengan tensi dan rivalitas tinggi kerap menghadirkan dinamika, baik di dalam maupun di luar lapangan. Namun demikian, kami menyayangkan adanya berbagai kejadian yang mencederai nilai sportivitas serta semangat sepak bola sebagai ruang yang seharusnya menghadirkan kebersamaan, rasa hormat, dan persatuan," tulis keterangan resmi klub.

Manajemen Persib menyoroti sejumlah insiden yang terjadi, mulai dari keributan di lapangan yang melibatkan Beckham Putra, intimidasi terhadap rombongan tim di Bandara Sepinggan Balikpapan, hingga berbagai kasus kekerasan terhadap Bobotoh di sejumlah daerah.

"Beberapa kejadian yang menjadi perhatian kami di antaranya adalah insiden di lapangan yang melibatkan pemain Persib, Beckham Putra, gangguan dan intimidasi yang diterima rombongan tim saat perjalanan kepulangan melalui Bandara Sepinggan Balikpapan, serta sejumlah insiden yang menimpa masyarakat dan Bobotoh di beberapa daerah," jelas keterangan tersebut.

Manajemen Persib juga menerima laporan terkait dugaan perusakan restoran Sunda di Samarinda, pengeroyokan Bobotoh di Sukabumi, kekerasan terhadap remaja di Kuningan, hingga insiden pelemparan benda keras saat nobar di Majalengka.

"Kami menerima informasi terkait dugaan perusakan terhadap salah satu restoran Sunda di Kota Samarinda, insiden kekerasan yang menimpa seorang pemuda berusia 15 tahun di Kuningan, Jawa Barat, pengeroyokan terhadap tiga Bobotoh di Sukabumi yang menyebabkan korban mengalami luka-luka, serta insiden yang menimpa seorang Bobotoh di Majalengka akibat aksi pelemparan benda keras saat kegiatan nonton bareng berlangsung," tulisnya.

Tak hanya itu, Persib juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang remaja 15 tahun di Karawang yang sebelumnya berpamitan kepada keluarganya untuk menonton pertandingan Persib kontra Persija.

"Kami juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya seorang anak berusia 15 tahun di Karawang yang sebelumnya berpamitan kepada keluarganya untuk menonton pertandingan Persib kontra Persija," ucapnya.

Simak Video "Video: Persib Bandung Juara 3 Musim Beruntun!"


(bba/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork