Pengorbanan Umuh Muchtar di Balik Kemenangan Persib Atas Persija

Pengorbanan Umuh Muchtar di Balik Kemenangan Persib Atas Persija

Bima Bagaskara - detikJabar
Senin, 11 Mei 2026 12:30 WIB
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar)
Bandung -

Di balik kemenangan dramatis 2-1 Persib Bandung atas Persija Jakarta pada pekan ke-32 Super League 2025/26, ada pengorbanan besar dari sosok yang tak pernah lepas dari perjalanan Maung Bandung, dialah Umuh Muchtar.

Laga yang digelar di Stadion Segiri, Minggu (10/5), menjadi saksi bagaimana Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat itu tetap hadir langsung mendampingi tim meski sedang dalam kondisi sakit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Umuh mengaku seharian terkapar dan nyaris tak sanggup beraktivitas. Namun kecintaannya kepada Persib membuatnya memaksa diri terbang ke Samarinda demi memberi dukungan moral kepada skuad asuhan Bojan Hodak.

"Bapak memang sakit, seharian ini sakit, benar-benar terkapar. Tapi ya sudahlah, anak-anak sudah disuntik (semangat) terus. Tidak ada yang ditakutkan, tidak ada yang diragukan. Kita sudah diteror, dan mereka sudah terlalu ketakutan. Justru mereka yang panik, bukan kita," ujar Umuh, Senin (11/5/2026).

ADVERTISEMENT

Keyakinan itu terbukti di lapangan. Sempat tertinggal lebih dulu, Persib mampu bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 2-1.

"Alhamdulillah akhirnya mereka (Persija) kalah, karena mainnya juga dengan panik. Kita main tenang, babak pertama tenang semua. Walaupun dibombardir, Allah memberi jalan terbaik buat Persib," ujarnya.

Menurut Umuh, kemenangan ini lahir dari mentalitas para pemain yang tetap percaya diri meski berada dalam tekanan besar. Ia juga memuji ketenangan para pemain saat menghadapi gempuran Persija di babak kedua.

"Bahwa kita harus menang dengan segala cara. Tenaga dihabiskan di sini, otak dan pikiran harus dua kali lipat. Tadi saya sudah was-was saat tertinggal 1-0, tapi alhamdulillah bisa balik 2-1," katanya.

"Pemain tenang. Kita dibombardir, hampir saja 2-2, tapi alhamdulillah tidak. Karena ketenangan dan kecerdikan pemain Persib," imbuh Umuh.

Meski tak bisa banyak berbicara di ruang ganti seperti biasanya karena kondisi fisiknya yang menurun, Umuh tetap berusaha membakar semangat pemain.

"Bojan yang memberikan arahan. Untung saya sakit, jadi Bojan yang menyampaikan. Tapi saya tetap mengangkat mental anak-anak dan memberikan semangat," ungkapnya.

Pengorbanannya datang ke Samarinda bukan tanpa alasan. Dengan tegas, Umuh mengaku rela mempertaruhkan segalanya demi Persib. "Saya terus terang menaruh nyawa saya untuk Persib, benar-benar. Kalau ada apa-apa pun saya sudah ikhlas," tegas Umuh.

Baginya, kehadiran langsung di sisi tim sangat penting agar para pemain tidak kehilangan kepercayaan diri dalam laga sebesar melawan Persija.

"Kepentingannya saya jangan sampai anak-anak down. Jangan sampai mereka tidak percaya diri. Kalau ada saya juga, Bojan memberikan arahan, alhamdulillah mereka ada ketenangan," tuturnya.

Kemenangan atas Persija juga membuka peluang besar Persib meraih gelar musim ini. Namun Umuh memilih tetap merendah. Menurutnya masih ada laga penting lainnya yang harus dimenangkan, salah satunya menghadapi tuan rumah PSM Makassar.

"Saya tidak takabur, tapi dalam perasaan saya insyaallah peluangnya di atas 70 persen. Kuncinya kita harus menang dulu lawan Makassar. Besok semua dianggap final. Lawan Makassar final, menang. Baru nanti lawan Jepara final lagi," jelas dia.




(bba/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads