Direktur Utama I League Ferry Paulus mengungkap penyebab laga Persija Jakarta vs Persib Bandung batal digelar di Jakarta. Hal itu berkaitan dengan keamanan dan suasana kondusif di ibu kota.
"Iya, ya teman-teman kan juga melihat salah satu apa namanya beberapa runtutan yang ada di Jakarta ini mulai dari May Day, ada Hari Buruh dan sebagainya. Nah itu yang ada kekhawatiran yang kami di liga juga merasa penting untuk dialihkan di tempat lain," Ferry kepada wartawan seusai mengunjungi Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (6/4/2026).
Awalnya, laga sarat gengsi ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Namun, karena pertimbangan keamanan arena laga dipindah ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimatan Timur (Kaltim).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga liga memutuskan untuk digelar di Kalimantan Timur, ya di Samarinda tepatnya. Waktunya sama, tanggal 10 (Mei), jamnya tetap pukul 15.30 WIB," imbuhnya.
Selanjutnya, laga Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dapat dihadiri penonton. Namun, penonton yang datang hanya penonton pendukung Persija.
"Tetap dengan penonton, sesuai dengan standar kapasitas yang ada di sana. Ya harapan kita tentunya semua bisa berjalan dengan lancar," jelasnya.
Adapun penonton tim tamu atau Persib dilarang hadir. Terlebih saat ini venue pertandingan dilakukan di tempat netral.
"Oh, tetap dilarang. suporter tamu tetap dilarang. Sama seperti kejadian-kejadian atau pertandingan-pertandingan sebelumnya. Suporter tamunya tetap dilarang," sambungnya.
Artikel ini telah tayang di detikNews. Baca selengkanya di sini.
(tsy/yum)
