Rumor mengenai calon pelatih baru Real Madrid terus memanas jelang akhir musim 2025/2026. Nama Jose Mourinho ikut mencuat sebagai kandidat kuat untuk kembali ke Santiago Bernabeu. Namun, mantan gelandang Madrid, Guti, justru menilai langkah itu bukan keputusan terbaik.
Situasi di tubuh Los Blancos diyakini akan berubah besar setelah klub hampir pasti menutup musim tanpa gelar. Kondisi tersebut membuat masa depan Alvaro Arbeloa sebagai pelatih disebut berada di ujung tanduk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tengah spekulasi yang berkembang, sejumlah nama mulai dihubungkan dengan kursi panas pelatih Madrid. Selain Mourinho, ada juga Juergen Klopp, Massimiliano Allegri yang kini menangani AC Milan, hingga Mauricio Pochettino bersama Timnas Amerika Serikat.
Bagi Madrid, Mourinho tentu bukan sosok asing. Pelatih asal Portugal itu pernah menangani klub raksasa Spanyol tersebut pada periode 2010 hingga 2013. Dalam tiga musim, ia sukses menghadirkan satu trofi Copa del Rey dan satu gelar LaLiga.
Tak hanya itu, Mourinho juga dikenal sebagai pelatih yang punya karakter kuat dan dinilai mampu mengendalikan ruang ganti yang dipenuhi pemain bintang.
Meski begitu, Guti merasa Madrid seharusnya mencari sosok lain yang sedang berada dalam performa terbaik, bukan kembali kepada masa lalu.
"Mourinho itu memang seorang pelatih hebat, tapi saya pikir masa jaya dia sudah berakhir, dalam artian dia datang dari Fenerbahce, dia tiba di Benfica di saat yang sangat buruk dan saya pikir ada pelatih yang dalam performa lebih baik daripada Mou yang akan saya rekrut sebelum dia," ujar Guti kepada DAZN.
Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini.
