Persigar Garut meluncurkan jersey terbaru mereka, untuk mengarungi Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026. Uniknya, seragam ini digarap dengan kolaborasi bersama grup band metal 'Asgar', Voice of Baceprot (VoB).
Kolaborasi ini diumumkan secara resmi melalui akun media sosial Persigar dan VoB, pada Minggu, (26/4) sore kemarin.
"Kami senang bisa mengumumkan jersey ketiga kami, dalam kolaborasi bersama Voice of Baceprot," kata Persigar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Vokalis VoB, Marsya, kolaborasi antara Persigar dengan VoB ini tidak hanya sekadar kerja sama visual semata. Kolaborasi ini, lahir dari kesamaan akar, identitas, dan semangat yang dimiliki kedua entitas asal Garut tersebut.
"Bagi kami, kolaborasi ini bukan sekadar membuat jersey. Di baliknya, ada semangat dan nilai yang kami percayai bersama. Kami datang dari akar yang sama. Secara identitas, geografis, maupun semangat untuk melawan diskriminasi dan merangkul keberagaman," kata Marsya.
Jersey Persigar x VoB ini, hadir dengan dominasi warna hitam, dengan paduan aksen garis merah yang tegas di beberapa bagiannya.
Di area depan, terdapat pola khas yang merepresentasikan identitas Garut, termasuk ilustrasi domba yang telah lama menjadi simbol budaya masyarakat.
Logo Voice of Baceprot juga terpampang berdampingan dengan logo Persigar di bagian depan jersey, dengan makna semangat kolaborasi yang setara di antara musik dan sepak bola.
Sementara di bagian belakang jersey, terdapat tulisan 'Renegade Sheep' yang diambil dari judul lagu Voice of Baceprot, yang bermakna simbol keberanian untuk berbeda, melawan stigma, dan tetap berdiri teguh pada identitas sendiri.
Sitti, drummer VoB menuturkan musik dan sepak bola memiliki sejarah yang panjang, yang saling beririsan. Keduanya bukan sekadar hiburan, tapi telah lama menjadi ruang untuk menyuarakan perjuangan, solidaritas dan persatuan.
"Dari tribun stadion hingga panggung musik, keduanya telah menjadi medium yang mampu mempertemukan banyak orang dari berbagai latar belakang, ras dan perbedaan. Kolaborasi ini terasa spesial bagi kami," katanya.
Melalui kolaborasi ini, keduanya berharap bisa menghadirkan representasi baru tentang Garut, daerah dengan identitas kuat, penuh keberanian, dan mampu berbicara di level nasional maupun internasional melalui karya.
"Kami ingin membawa banyak semangat ke dalam sebuah karya yang bukan hanya bisa dipakai, tapi juga merepresentasikan identitas, keberanian dan rasa kebersamaan," ucap Widi, bassist VoB.
Sementara Ketua Umum Persigar Rudy Gunawan mengapresiasi inisiatif kolaborasi yang digagas oleh jajarannya bersama Voice of Baceprot.
Menurut Rudy, bagi Persigar, kolaborasi ini diharapkan bisa membawa nama Persigar lebih mendunia. Bersanding dengan VoB yang sudah sohor lebih dahulu di panggung internasional.
"Kolaborasi Persigar, VoB dan TWLV ini sangat menguntungkan bagi Persigar, karena punya dukungan internasional. Kolaborasi ini entitas asli Garut, jadi akan memotivasi pemain Persigar yang 85 persen pemainnya asli orang Garut," ucap Rudy.
(dir/dir)
