Momen setelah Lebaran biasanya diabadikan dengan berpose bersama keluarga mengenakan pakaian dengan tema yang senada. Di Kabupaten Garut, satu keluarga punya cara lebih nyentrik untuk mengabadikan momen berkumpul tersebut. Bukan dengan baju 'dulag', melainkan mengenakan jersey sepak bola tim Persigar Garut.
Aksi sekeluarga berpose dengan jersey Persigar saat Lebaran ini ramai menjadi perbincangan publik setelah sejumlah warganet mengunggah kisahnya di media sosial. Dalam unggahan tersebut, terlihat tujuh pria dewasa, dua wanita, dan tiga anak-anak serentak mengenakan jersey tim sepak bola kebanggaan warga Garut tersebut.
"Sempat viral satu keluarga lebaran pakai baju Persib, di Garut juga ada satu keluarga lebaran pakai baju Persigar, keren!," tulis salah seorang pemilik akun media sosial dalam unggahannya di Instagram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Unggahan ini direspons oleh ribuan warganet. Mayoritas memberikan komentar positif terhadap aksi nyentrik sekeluarga asal Kabupaten Garut ini. "Cintailah klub sepak bola tanah kelahiranmu," tulis pemilik akun @rick dalam kolom komentar.
Belakangan diketahui bahwa keluarga yang mengenakan jersey Persigar tersebut merupakan warga Kecamatan Tarogong Kidul. Ahmad Syahidin (33) adalah sosok di baliknya.
Ditemui detikJabar di rumahnya, Kamis (26/3/2024), Ahmad berbagi kisahnya. Menurut Ahmad, aksi berpose dengan baju Persigar di momen Lebaran bersama keluarga tidak lain karena kecintaan mereka terhadap tim berjuluk Laskar Domba Garut tersebut.
"Kami sekeluarga pendukung Persigar. Sudah sejak lama, karena kecintaan ini diwariskan turun-temurun," kata Ahmad.
Ahmad menjelaskan bahwa dirinya sejak dulu mengikuti perkembangan Persigar Garut. Bermula dari informasi mulut ke mulut dari kerabat dan para leluhurnya, Ahmad kemudian memantapkan diri menjadi pendukung setia Persigar.
"Di kampung saya memang kulturnya sepak bola sekali. Jadi, sudah turun-temurun dari sesepuh. Sama dengan mendukung Persib," ucap Ahmad.
"Dulu saya awal suka sama Persigar zaman pemainnya Pupung. Cuman saat itu tidak pernah nonton langsung, hanya tahu dari cerita saja," ungkap Ahmad.
Memasuki medio 2015, Ahmad mulai tertarik mengoleksi berbagai macam pernak-pernik klub kebanggaannya, tidak terkecuali kostum bertanding atau jersey.
Ahmad bercerita bahwa sebelum jersey mudah didapatkan seperti sekarang, dulu dirinya harus mendatangi para pemain Persigar dari rumah ke rumah (door to door) untuk bisa mendapatkan kostum tersebut. Mulai dari jersey Persigar junior hingga tim senior dikoleksinya dari tahun ke tahun.
"Pernah saya saking penginnya jersey Persigar yang langka, saya datangi pemain sambil bawa martabak. Supaya jerseynya diwariskan ke saya," ungkap Ahmad.
Saat ini, Ahmad memiliki sedikitnya 24 jersey pertandingan resmi serta dua jaket match worn Persigar Garut. Selain Ahmad, keluarganya pun turut mengumpulkan perlengkapan Persigar hingga kini total koleksi mereka mencapai lebih dari 30 potong.
Bagi Ahmad, jersey bukan sekadar simbol kecintaannya kepada Persigar. Lebih dari itu, jersey juga dianggap sebagai bentuk kontribusinya kepada tim yang kini berkompetisi di Liga 3 Indonesia tersebut.
"Sekarang-sekarang saya beli jersey. Karena hasil penjualan jersey yang didapat manajemen ini digunakan untuk keperluan tim, termasuk membayar gaji pemain," kata pria yang bekerja sebagai buruh pabrik tekstil tersebut.
Ahmad mengaku tidak akan pernah menjual jersey Persigar koleksinya kepada siapa pun. Ahmad bahkan berencana merawat jersey tersebut dan mewariskannya kepada dua anak lelakinya yang mulai tumbuh remaja.
"Kalau jersey terbaik menurut saya, itu ada dua. Pertama Persigar home tahun 207 yang diproduksi TWLV, dari segi desainnya. Kemudian yang kedua jersey home Persigar 2023 yang diproduksi Slemn24, tapi bukan yang pakai logo kabupaten," pungkas Ahmad.
Aksi Ahmad dan keluarga yang mencintai Persigar dari hati ini diapresiasi oleh Ketua Umum Persigar Garut, Rudy Gunawan. Menurut Rudy, loyalitas dukungan dari keluarga Ahmad harus dibalas dengan prestasi oleh para pemain Persigar di lapangan.
"Ini adalah bukti Persigar sudah dicintai masyarakat Garut. Dan bagi Persigar, harus dibalas dengan prestasi, supaya mereka jadi bangga," ucap Bupati Garut ke-26 tersebut.
Simak Video "Video 147,55 Juta Orang Mudik saat Lebaran 2026"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
