Laju Chelsea di Liga Inggris kian memprihatinkan. Tim berjuluk Singa Biru itu baru saja menelan kekalahan kelimanya secara beruntun setelah digulung Brighton & Hove Albion dengan skor telak tiga gol tanpa balas.
Duel pekan ke-34 Premier League ini tersaji di Amex Stadium, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB. Sepanjang laga, Chelsea seolah kehilangan taringnya di hadapan publik tuan rumah.
Brighton tampil sangat dominan selama 2x45 menit. Statistik mencatat, Si Burung Camar melepaskan 15 percobaan tembakan dengan 7 di antaranya tepat sasaran. Dominasi ini kian kontras dengan performa Chelsea yang hanya mampu melepaskan 6 tembakan tanpa satu pun yang mengarah ke gawang (on target).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tuan rumah sudah memimpin 1-0 di babak pertama melalui aksi Ferdi Kadioglu. Memasuki babak kedua, Brighton tidak mengendurkan serangan. Jack Hinshelwood dan Danny Welbeck masing-masing menyumbang satu gol untuk mengunci kemenangan meyakinkan 3-0 atas London Biru.
Hasil minor ini berdampak signifikan pada posisi kedua tim di papan klasemen. Brighton sukses melesat ke urutan ke-6 dengan koleksi 50 poin. Sebaliknya, Chelsea harus rela melorot ke posisi ketujuh dengan raihan 48 poin.
Kekalahan ini sekaligus memperpanjang tren negatif pasukan Liam Rosenior. Sejak 15 Maret 2026, Chelsea tercatat sudah tumbang dalam lima pertandingan berturut-turut di kompetisi domestik.
Catatan yang paling menyesakkan bagi fans adalah tumpulnya lini depan mereka. Dari lima kekalahan tersebut, Alejandro Garnacho dkk sama sekali gagal mencetak gol. Di sisi lain, lini pertahanan mereka justru keropos dengan total kebobolan 11 kali, atau rata-rata 2,2 gol per pertandingan.
Artikel ini sudah tayang di detikSport, baca selengkapnya di sini.
(mso/mso)
