Persib Bandung harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Dewa United di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026) malam. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Maung Bandung menunjukkan mental bangkit, meski hasil akhir tetap menyisakan kekecewaan.
Pelatih Persib Bojan Hodak menilai pertandingan berlangsung menarik dengan banyak peluang dan momen krusial. Namun, ia menyoroti sejumlah kesalahan mendasar yang membuat timnya harus tertinggal lebih dulu.
"Saya rasa itu adalah pertandingan yang menarik untuk ditonton. Sayangnya tidak ada penonton (di stadion), tetapi orang-orang yang membayar untuk menonton saya pikir mereka senang dengan pertandingannya. Menarik, banyak peluang, banyak gol, banyak situasi menarik," ujar Bojan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, lini pertahanan Persib tampil kurang disiplin di pertandingan ini, terutama dalam proses terjadinya dua gol Dewa United. Bahkan ia menyebut para pemainnya seperti anak kecil karena membiarkan pemain lawan mencetak gol pertama.
"Saya rasa secara pertahanan, kami membuat beberapa kesalahan yang seharusnya tidak terjadi. Beberapa, seperti gol pertama itu seperti kekanak-kanakan, kami berhenti bermain karena semua orang mengira 'bola keluar', tetapi bola baru dinyatakan keluar ketika wasit mengatakannya," tegasnya.
"Dan kemudian setelah ini juga gol kedua adalah satu kesalahan individu. Secara penyerangan tidak buruk, tetapi sekali lagi saya pikir kami bangkit dari 0-2 menjadi 2-2. Kami juga seharusnya menciptakan lebih banyak peluang dan kami bisa saja mendapatkan tiga poin," lanjut Bojan.
Meski timnya mampu bangkit setelah unggul jumlah pemain, Bojan menilai Persib seharusnya bisa memanfaatkan momentum untuk meraih kemenangan. Ia bahkan melontarkan kekecewaan terhadap kepemimpinan wasit dalam laga tersebut.
"Pada akhirnya saya juga sangat kecewa dengan wasit, tapi yang satu ini akan kami lakukan melalui jalur resmi, kami akan mengirimkan (surat) karena ada banyak situasi yang sangat dipertanyakan," ungkapnya.
Sementara itu, Eliano Reijnders menilai laga berjalan sulit sejak awal. Namun ia mengapresiasi kerja keras tim yang mampu mengejar ketertinggalan.
"Itu adalah pertandingan yang sulit, atau kami memulainya dengan tidak begitu baik. Pada akhirnya kami berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dan kami terus berjuang," kata Eliano.
"Saya pikir kami melakukan pekerjaan yang hebat dengan itu. Satu-satunya hal adalah kami harus tetap fokus sekarang," tambahnya.
(bba/yum)










































