Keberhasilan Frans Putros mengantar Irak lolos ke Piala Dunia 2026 tak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga disambut hangat keluarga besar Persib Bandung.
Pelatih hingga rekan setim memberikan apresiasi atas pencapaian bek tangguh tersebut, yang kini bersiap tampil di panggung sepak bola tertinggi dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih Persib Bojan Hodak menilai capaian ini sebagai momen istimewa bagi Putros maupun klub. Ia menyebut kehadiran pemain Persib di Piala Dunia menjadi kebanggaan tersendiri.
"Bagus bahwa kita memiliki pemain di Piala Dunia," ujar Bojan, Rabu (1/4/2026).
Lebih dari itu, Bojan melihat kesempatan ini sangat berarti bagi Putros yang telah memasuki usia kepala tiga. Momen ini dinilai sebagai kesempatan terakhir bagi sang pemain untuk tampil di ajang sebesar Piala Dunia.
"Bagus untuknya karena saat ini, dia sudah di atas 30 tahun, jadi mungkin ini kesempatan terakhir," katanya.
Bagi Bojan, tampil di Piala Dunia bukan sekadar pencapaian biasa, melainkan impian terbesar bagi setiap pesepak bola profesional.
"Dan bagi setiap pemain, bermain di Piala Dunia adalah sebuah impian," tegasnya.
Ucapan selamat juga datang dari rekan setim Putros di Persib, Thom Haye. Meski sempat berhadapan sebagai lawan di level internasional, Haye tetap menunjukkan respek dan dukungan penuh.
"Saya sedikit membencinya karena mereka menang melawan kami (tertawa). Tapi saya sudah mengirimkan pesan pribadi, saya mendoakannya semoga berhasil," ujar Haye.
Ia mengakui, jika timnya gagal lolos, melihat Putros tampil di Piala Dunia akan menjadi kebanggaan tersendiri.
"Dan ya, jika kami tidak lolos, maka kami berharap dia bisa pergi ke Piala Dunia, tentu itu akan luar biasa baginya. Saya senang dia ada di sana," ungkapnya.
Simak Video "Video Meksiko Pamer Senjata Anti-Drone untuk Pengamanan Piala Dunia 2026"
[Gambas:Video 20detik]
(bba/mso)











































