Langkah Persib Bandung merengkuh takhta juara Super League Indonesia 2025/26 kian terbuka lebar. Mengantongi 58 poin dengan sembilan laga tersisa, Maung Bandung masih kokoh di puncak klasemen, menjaga jarak aman dari para pesaingnya.
Namun, di tengah peluang besar tersebut, Manajer Persib Umuh Muchtar memilih untuk meredam euforia. Baginya, perjuangan belum usai, dan fase krusial inilah yang justru menghadirkan tekanan paling hebat.
"Peluang dengan potensi kita untuk jadi juara sangat besar. Tapi saya bilang, jangan jumawa dulu ya, jangan sampai kita kegembosan," ujar Umuh, Rabu (18/3/2026).
Keunggulan Persib memang belum sepenuhnya absolut. Borneo FC Samarinda terus membayangi di posisi kedua dengan 54 poin, disusul Persija Jakarta yang mengintai di peringkat ketiga dengan 52 poin. Margin yang tipis ini menjadikan setiap laga sisa bak partai final.
Umuh pun mematok target tinggi di sisa musim. Dari sembilan laga yang menanti, ia ingin Maung Bandung menyapu bersih delapan kemenangan demi mengunci gelar juara lebih awal.
"Ada 9 kali lagi pertandingan, semuanya harus bisa diratakan (menang). tidak bisa ditawar lagi, draw (sekali) sisanya menang semua. Dengan siapa? ya paling draw dengan Persija," katanya.
"Tapi yang sekarang kita libas dulu semua. Tapi jangan dianggap enteng gimana juga. supaya kita kokoh di puncak dan bisa tetap jadi juara," lanjutnya.
Simak Video "Video: Persib Bandung Juara 3 Musim Beruntun!"
(bba/mso)