Kartu Merah Jadi 'Teman Akrab' Chelsea

Soccer Update

Kartu Merah Jadi 'Teman Akrab' Chelsea

Bayu Baskoro - detikJabar
Senin, 02 Mar 2026 17:30 WIB
LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 30: Referee Daniel Siebert shows a red card to Joao Pedro of Chelsea (not pictured) during the UEFA Champions League 2025/26 League Phase MD2 match between Chelsea FC and SL Benfica at Stamford Bridge on September 30, 2025
Chelsea kartu merah (Foto: Getty Images/James Gill - Danehouse).
Jakarta -

Emirates Stadium menjadi saksi bisu betapa Chelsea lagi 'akrab' dengan kartu merah di Liga Inggris musim ini. Dalam tensi tinggi Derby London yang berlangsung Senin (2/3/2026) dini hari WIB, London Biru tidak hanya kehilangan poin, tetapi juga kehilangan kendali emosi. Pasukan Liam Rosenior dipaksa bertekuk lutut 1-2 di tangan tuan rumah, Arsenal.

Mimpi buruk itu memuncak pada menit ke-70. Pedro Neto, yang diharapkan menjadi pembeda, justru harus meninggalkan lapangan lebih awal. Wasit tanpa ragu mengacungkan kartu kuning kedua yang berujung kartu merah setelah Neto dianggap 'menggunting' kaki Gabriel Martinelli. Pengusiran ini menjadi titik balik yang meruntuhkan mental bertanding The Blues.

Insiden Neto seolah menjadi dejavu yang menyakitkan bagi pendukung Chelsea. Ini adalah kartu merah kedua secara beruntun yang mereka terima dalam dua pekan terakhir. Masih segar dalam ingatan saat Wesley Fofana diusir wasit ketika Chelsea ditahan imbang Burnley 1-1 di Stamford Bridge pekan lalu. Tren negatif ini menunjukkan adanya lubang besar dalam kedisiplinan skuad.

Catatan disiplin Chelsea musim 2025/2026 memang mengkhawatirkan. Hingga saat ini, total sudah ada 7 pemain yang dipaksa mandi lebih cepat oleh wasit. Daftar "pesakitan" itu diisi oleh Robert Sanchez, Trevoh Chalobah, Malo Gusto, Moises Caicedo, Marc Cucurella, Welsey Fofana, dan kini Pedro Neto.

Kini, Chelsea berdiri di ambang rekor kelam Premier League. Sebagai tim dengan koleksi kartu merah terbanyak musim ini, The Blues hanya berjarak satu kartu merah lagi untuk menyamai rekor sepanjang masa yang dipegang Sunderland (2009/2010) dan Leicester City (1994/1995) dengan 8 kartu merah. Sebuah statistik yang tentu tidak ingin dibanggakan oleh klub sebesar Chelsea.

Manajer Liam Rosenior tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menyoroti kambuhnya penyakit lama anak asuhnya yang sempat mereda. Rosenior menilai para pemain mulai 'berulah' lagi setelah sempat menjalani periode positif dengan 10 laga beruntun tanpa ada satu pun pemain yang diusir wasit. Tantangan besar kini menanti Rosenior untuk menjinakkan temperamen skuadnya sebelum rekor buruk itu benar-benar pecah.

Artikel ini sudah tayang di detikSport, baca selengkapnya di sini.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Prediksi Chelsea Vs Arsenal: The Blues Ujian Konsistensi The Gunners"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads