Di ruang megah markas AFC di Kuala Lumpur, bola-bola undian bergulir satu per satu. Sorotan kamera internasional tertuju ke panggung, tetapi bagi publik Indonesia khususnya Bobotoh, ada satu nama yang menyita perhatian yaitu Atep.
Mantan kapten Persib Bandung itu bukan sekadar tamu kehormatan. Di drawing playoff babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26, Selasa (30/12/2025) kemarin, Atep menjadi sosok yang secara simbolik menentukan nasib Persib di kancah Asia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tangannya mengocok undian, dan dari sanalah didapat hasil Persib Bandung akan menghadapi wakil Thailand, Ratchaburi FC di babak 16 besar ACL 2.
Bagi Atep, momen ini bukan datang tiba-tiba. Undangan dari AFC sudah ia terima sejak awal Desember lalu, sebelum kepastian Persib melangkah ke fase gugur.
"Saya dihubungi secara langsung oleh pihak AFC di awal bulan Desember, diajak untuk melakukan pengundian drawing di 16 besar ACL Two dan waktu itu memang Persib belum main sama Bangkok United," ujar Atep, Rabu (31/12/2025).
Seiring perjalanan Persib yang akhirnya memastikan diri lolos dari fase grup, komunikasi dengan AFC terus berjalan. Hingga akhirnya, Atep benar-benar berdiri di panggung internasional sebagai perwakilan Indonesia.
"Dan setelah Persib menang, dipastikan lolos, komunikasi kita terus berlanjut, alhamdulillah hari ini saya menjadi wakil dari Indonesia untuk melakukan pengundian drawing ACL 2 di 16 besar," ungkapnya.
Tampil di panggung besar Asia tentu bukan perkara mudah. Atep mengakui, rasa gugup tak bisa dihindari apalagi ini menjadi pengalaman pertamanya di level internasional non-pertandingan.
"Kalau nervous pastilah, apalagi ini kan panggungnya besar, panggung dunia. Ini juga menjadi yang pertama untuk saya di panggung internasional. Ya tadi sedikit nervous di awal, tapi alhamdulillah bisa berjalan dengan baik," katanya.
Ketegangan itu belum sepenuhnya reda ketika bola undian dibuka dan mempertemukan Persib dengan Ratchaburi FC. Namun, di balik atmosfer serius, ada sedikit rasa lega yang ikut menyelinap karena Persib terhindar menghadapi raksasa Korea Selatan, Pohang Steelers.
"Ya tidak mengurangi ketegangan, walaupun sedikit lega, karena tentu sesuai dengan apa yang kita harapkan. Persib ketemu dengan Ratchaburi FC dan peluangnya juga cukup besar. Walaupun memang kita tahu bahwa semua yang ada di tim ini, tim-tim yang kuat. Jadi ya sedikit harapan itu besar dan sedikit cukup menenangkan," tutur Atep.
Atep menyadari, sepak bola Asia tak pernah memberi jaminan mudah. Namun ia berharap, tangan yang mengocok undian kali ini benar-benar membawa keberuntungan bagi klub yang telah membesarkan namanya.
"Alhamdulillah kalau memang tangan saya membuat pilihan yang tepat untuk Persib. Tapi mudah-mudahan tentunya bukan hanya pengundian ini saja yang sesuai dengan harapan," ucapnya.
"Kita semua berharap bahwa Persib bisa terus melaju. Persib bisa melewati di fase knockout ini melawan Ratchaburi FC. Walaupun tidak mudah tapi kita percaya Persib mampu," sambungnya.
Melihat peta undian secara keseluruhan, Atep menilai jalan Persib cukup realistis meski jelas tidak mudah. Tapi ia sangat yakin pasukan Bojan Hodak bisa melangkah jauh di ACL edisi kali ini.
"Ya kalau melihat drawing sih sesuai harapannya, sesuai keinginan. Karena dari segi kekuatan bisa dibilang hampir sama. Walaupun ya kita tahu tim-tim yang ada di 16 besar ini adalah tim-tim yang kuat. Dan tim-tim yang memang benar-benar siap," terangnya.
"Tapi saya yakin dan percaya kita memiliki sekuat tim yang bagus. Memiliki sekuat tim yang sedang percaya diri. Dan saya yakin Persib bisa melewatinya," imbuhnya.
Bahkan ketika ditanya soal mimpi terjauh yakni bertemu Al Nassr dan Cristiano Ronaldo di final ACL 2, Atep memilih untuk tetap optimistis, namun realistis.
"Kalau bicara optimis ya harus optimis. Kita ketemu dengan Al Nassr, kita ketemu dengan Ronaldo. Tapi apapun itu kita harus fokus dulu, mempersiapkan dulu untuk melewati pas ke knockout ini. Karena dalam sepak bola tidak ada yang tidak mungkin," kata Atep.
"Persib bisa ketemu Al Nassr di final mungkin. Itu harapan kita. Yang paling penting adalah kita berdoa, kita support Persib sejauh mungkin dia bisa melangkah," tandasnya.
Simak Video "Video: Persib Bandung Juara 3 Musim Beruntun!"
[Gambas:Video 20detik]
(bba/mso)
